Tapis, Kain Asli Lampung yang Menawan

APA yang menarik dari Lampung? Cukup banyak. Salah satunya adalah kerajinan tradisional yang menghasilkan “Kain Tapis”.  Inilah karya seni dari budaya asal yang menghasilkan pakaian wanita suku Lampung yang berbentuk kain sarung.

Merajutnya bukan sembarangan, sebab kerajinan ini adalah bagian dari masyarakat Lampung dalam menyelaraskan kehidupan pada lingkungannya, bahkan juga dengan Sang Pencipta Alam Semesta.

Terbuat dari benang kapas dengan motif atau hiasan bahan sugi, benang perak atau benang emas dengan sistem sulam. Motifnya pun beragam. Misalnya motif alam, juga flora dan fauna.

tahap pengerjaannya dianggap mengarah pada kesempurnaan teknik tenun dalam memberikan ragam hias yang sesuai dengan perkembangan kebudayaan masyarakat.

Itulah sebabnya Tapis Lampung identik dengan hasil tenun benang kapas berbenang perak atau emas dan menjadi pakaian khas suku Lampung.

Disebut kerjaninan tradisional, sebab para pengrajinnya masih menggunakan peralatan yang sederhana. Pengrajinnya pun adalah  ibu rumah tangga maupun gadis-gadis (muli-muli).

Di masa lalu, kegiatan ini hanya digunakan untuk mengisi waktu senggang sekaligus memenuhi tuntutan adat istiadat yang dianggap sakral. Proses pengolahannya menggunakan sistem ikat, sedangkan penggunaan benang emas telah dikenal sejak lama.

Bahan-bahan baku itu antara lain :

•Khambak/kapas digunakan untuk membuat benang.

•Kepompong ulat sutera untuk membuat benang sutera.

•Pantis/lilin sarang lebah untuk meregangkan benang.

•Akar serai wangi untuk pengawet benang.

•Daun sirih untuk membuat warna kain tidak luntur.

•Buah pinang muda, daun pacar, kulit kayu kejal untuk pewarna merah.

•Kulit kayu salam, kulit kayu rambutan untuk pewarna hitam.

•Kulit kayu mahoni atau kalit kayu durian untuk pewarna coklat.

•Buah deduku atau daun talom untuk pewarna biru.

•Kunyit dan kapur sirih untuk pewarna kuning.

Kini, Kain Tapis sudah menjadi industri khas Lampung. Peralatannya pun sudah ada perubahan.

Proses pembuatan tenun kain tapis menggunakn peralatan-peralatan sebagai berikut :

•Sesang yaitu alat untuk menyusun benang sebelum dipasang pada alat tenun.

•Mattakh yaitu alat untuk menenun kain tapis yang terdiri dari bagian alat-alat :

•Terikan (alat menggulung benang)

•Cacap (alat untuk meletakkan alat-alat mettakh)

•Belida (alat untuk merapatkan benang)

•Kusuran (alat untuk menyusun benang dan memisahkan benang)

•Apik (alat untuk menahan rentangan benang dan menggulung hasil tenunan)

•Guyun (alat untuk mengatur benang)

•Ijan atau Peneken (tunjangan kaki penenun)

•Sekeli (alat untuk tempat gulungan benang pakan, yaitu benang yang dimasukkan melintang)

•Terupong/Teropong (alat untuk memasukkan benang pakan ke tenunan)

•Amben (alat penahan punggung penenun)

•Tekang yaitu alat untuk merentangkan kain pada saat menyulam benang emas.

 

id.wikipedia.org

Comments

comments