Mengapa Pengeras Suara Masjid Dipersoalkan?

KEMENTERIAN Agama mengatakan sebagian pengelola masjid di Indonesia tidak mematuhi peraturan tentang penggunaan pengeras suara sehingga mengakibatkan polusi suara yang menganggu sebagian masyarakat.

“Peraturannya sudah ada, tapi seperti tidak ada, karena tidak diindahkan oleh pengelola (sebagian) masjid,” kata Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama, Machasin, kepada BBC Indonesia, Jumat (26/06) sore.

Menurutnya, tata cara pengeras suara di masjid telah diatur melalui keputusan Dirjen Bimas Islam pada 17 Juli 1978 dan pernah diperbaharui sekian tahun kemudian.

Masalah pengeras suara masjid yang dianggap tidak tepat waktu dan volumenya terlalu tinggi telah berulang kali dikritik oleh berbagai kalangan, tetapi dianggap tidak digubris oleh pengelola masjid.

Terakhir Wakil Presiden Jusuf Kalla, dalam kapasitas sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia, telah meminta Majelis Ulama Indonesia  ikut terlibat membahas masalah ini. Sebelumnya, pada 2012 lalu, Wakil Presiden Boediono juga meminta masjid mengatur volume pengeras suaranya.

Lebih legkip klik newsportal bbc.com (Sebagian Masjid “Tidak Mematuhi” Aturan Pengeras Suara)

Comments

comments