Culture Headline1

Ini Tarawih Super Cepat, 26 detik per Rakaat

Bulan suci ramadan di Indonesia identik dengan takjil berbuka puasa, ngabuburit, dan salat tarawih berjamaah di masjid.

Salat tarawih biasanya dilaksanakan sebanyak 20 rakaat ditambah 3 rakaat untuk salat witir. Tapi tahukah anda ada Pondok Pesantren di Kabupaten Blitar, Jawa Timur, yang salat tarawihnya super cepat?

Seperti dilansir detik.com, salat tarawih disini cuma 10 menit, padahal jumlah rakaat tetap 23 rakaat hingga selesai, artinya hanya dibutuhkan 26 detik untuk setiap rakaatnya.

Pondok Pesantren¬† Mamba’ul Hikam di Kabupaten Blitar ini yang melakukan salat tarawaih super cepat. Meskipun terdengar tidak lazim, salat tarawih di pondok pesantren ini selalu diikuti ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Jawa Timur, misalnya Blitar, Tulungagung, dan Kediri.

Jamaah yang ingin salat disini jumlahnya luarbiasa banyak, sekitar 5 ribu orang yang datang ke masjid ini. Mereka biasanya datang lebih awal, untuk memilih tempat.Salat tarawih di ponpes ini juga diikuti sekitar seribu santri setiap malamnya.

Menurut pimpinan Ponpes, KH Dliya’uddin Azzamzami, salat tarawih di pondok pesantren ini memang cepat, bacaannya juga cepat, namun tidak mengurangi rukun salat atau syarat salat atau keluar dari syariat hukum islam.

Ini sudah tradisi sejak mbah saya dulu, derek dawuh poro sepuh (Semua orangtua) kita tidak mengubah tradisi, tidak melanggar syariat, tidak lepas dan keluar dari ajaran Islam, tidak keluar syariat tidak mengurangi syarat-syarat rukun salat,” kata KH Dliya’uddin di teras masjid pondok, hari Kamis 25 juni 2015.

Menurut Gus Dliya’, tarawih ini diperkenalkan pertama kali oleh pendiri pondok, KH Abdul Ghofur tahun 1907 bersamaan dengan berdirinnya masjid.

Ponpes Mambau’ul Hikam ini perlu diketahui hanya salat tarawih dan witir saja yang super cepat, untuk salat 5 waktu tetap dilakukan seperti salat pada umumnya.[]

Comments

comments