bireuen

MAA Akan Seminarkan Sejarah Raja Jeumpa

Guna mengumpulkan sejarah asal mula nama dan sejarah Kabupaten Bireuen, Aceh, Majelis Adat Aceh (MAA) setempat segera menggelar seminar ketokohan Raja Jeumpa di lokasi situs yang berada di Desa Blang Seupeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh.

Sebelum resmi bergelar Kabupaten Bireuen, kawasan ini dikenal dengan nama Jeumpa, yang dahulu Jeumpa merupakan sebuah kerajaan kecil di Aceh yang dipimpin oleh seorang raja bernama Abdullah, yang memasuki pusat kerajaan dengan kapal niaga yang datang dari India belakang untuk berdagang.

Selanjutnya Abdullah tinggal bersama penduduk dan menyiarkan agama Islam serta menikah dengan puteri Raja, hingga Abdullah dinobatkan menjadi Raja menggantikan bapak mertuanya. Selanjutnya wilayah kekuasaannya dia berikan nama Kerajaan Jeumpa, sesuai dengan nama negeri asalnya yang bernama ”Champia”, yang artinya harum, wangi dan semerbak.

Ketua MAA Kabupaten Bireuen, Jailani, kepada KompasTravel, Rabu (17/2/2016), mengatakan, banyak informasi yang ditemukan terkait referensi sejarah Raja Jeumpa sehingga pihaknya bermaksud menyatukan dan merumuskan ragam informasi itu untuk dikemas secara terperinci diperkuat oleh bukti dan saksi sejarah yang masih hidup.

“Sebagai warga Bireuen asli, kita ingin sejarah nama dan muasal tempat ini menjadi kekayaan daerah yang tidak boleh lekang atau sengaja dihilangkan. Untuk itu dalam waktu dekat kita segera melaksanakan seminar Raja Jeumpa di Kabupaten Bireuen,” ungkap Jailani.

Ia menyebutkan, medio April mendatang, seminar itu akan dilakukan di area makam Raja Jeumpa, di perbukitan Blang Keujruen, Desa Blang Seupeng, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Aceh.

“Mengenai lokasi mengapa kita memilihnya di sana, karena kita ingin pembahasan berjalan tidak melebar kemana-mana dan fokus pada apa yang kita lihat dan saksikan,” tambah Jailani. Rencananya, hasil seminar akan dibukukan dan menjadi bahan ajar bagi siswa khususnya di Kabupaten Bireuen. | sumber: kompas.com

Comments

comments

Share This Article

27 Warga Tamiang Dihukum Cambuk

Next Story »

Gubernur Zaini Perintahkan Bongkar Lantai Batako Masjid Baiturrahman!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

ads

Warnet

Nature

  • Foto: Tempo.co

    Peneliti : Terumbu Karang Sumatera Memutih

    4 months ago

    Koloni terumbu karang genus Acropora di perairan Pulau Sironjong Gadang, pesisir selatan Sumatera Barat, berwarna pucat. Sebagian besar terumbu karang bercabang banyak itu bahkan tampak putih sempurna. ...

    Read More
  • mangkuk-daun

    Bahan Ini Bisa Jadi Pengganti Styrofoam di Masa Depan

    5 months ago

    Styrofoam menjadi salah satu bahan yang sering digunakan sebagai pembungkus makanan. Penggunaannya dinilai praktis dan efisien sehingga banyak diminati. Namun, peningkatan penggunaan wadah berbahan styrofoam yang tak ...

    Read More
  • harimau-kamboja-punah

    Harimau Ini Akhirnya Dinyatakan Punah

    5 months ago

    Para aktivis konservasi Kamboja, Rabu (6/4/2016), untuk pertama kalinya menyatakan harimau di negeri itu telah punah. Hutan belantara Kamboja pernah menjadi rumah bagi harimau indochina, organisasi konservasi WWF ...

    Read More
  • Ilustrasi mobil nyetir sendiri | (Shutterstock).

    Mobil ‘Nyetir’ Sendiri Lebih Ramah Lingkungan

    5 months ago

    Zia Wadud terakhir belajar mengemudi tiga tahu yang lalu, Ia gagal di tes mengemudi pertamanya. Suatu saat ia berpikir, betapa mudahnya jika ia dapat mengendarai mobil setir ...

    Read More