Ternyata Kita Bisa Mengindikasi Penyakit Dari Aroma Nafas

BERNAFAS adalah hal penting dalam hidup, jika sudah tidak mampu bernafas lagi kemungkinan besar anda akan meninggal dunia. Tapi tahukah anda bahwa keadaan kesehatan seseorang bisa dilihat dari aroma nafasnya ?

Di era Hippocrates dulu, ia mampu mendiagnosa kesehatan seseorang dari aroma nafas yang orang itu keluarkan. Sedangkan dokter sekarang harus melakukan hal yang rumit untuk bisa mendiagnosa seseorang dari nafasnya. Mereka melakukan banyak metode untuk mendiagnosa kesehatan seseorang dari bau nafasnya.

Seperti dilansir boldsky.com, mendiagnosa kesehatan seseorang dari nafasnya memang dibenarkan dalam ilmu kesehatan, karena faktanya anda bisa mencium bau dari berbagai zat kimia dari mulut anda, saat anda menderita berbagai macam penyakit. misalnya diabetes, penderita diabetes akan mengeluarkan aroma nafas yang agak aneh. Hal itu disebabkan karena pada diabetes stadium lanjut akan terjadi pemecahan lemak protein yang berpengaruh pada tubuh keton dalam darah penderita diabetes. Nah, tubuh ketone itu yang menyebabkan mulut bau, kerusakan otak dan koma.

Ketika kondisi oral seperti penyakit gusi, radang amandel, rongga gigi, retak tambalan dikesampingkan. Maka, hal itu juga yang memicu bau mulut anda. Hal itu bisa menjadi sinyal kerusakan ginjal, kerusakan hati, penyakit jantung, diabetes, penyakit perut dan lain-lain.

Berikut adalah beberapa indikasi penyakit dilihat dari aroma nafas seseorang:

1. Nafas berbau amis, indikasi ginjal anda bermasalah.
– Karena amonia terakumulasi dalam darah memiliki bau khas yang keluar melalui napas . Amonia adalah produk limbah beracun dikeluarkan melalui urin . Ketika ginjal tidak bekerja , tidak diekskresikan akhirnya menumpuk dalam darah.

2. Nafas berbau Asam reflux, Indikasi jantung bermasalah
– Karena asam reflux membuat pencernaan makanan melambat di lambung, maka hal itu membuat bau tak sedap pada nafas anda.

3. Nafas berbau busuk, indikasi infeksi saluran pernafasan.
– misalnya asma , bronkitis dan sinusitis mengakibatkan Bakteri lendir dan terakumulasi dalam paru-paru dan saluran pernapasan menyebabkan bau khas ini di napas.

4. Nafas berbau seperti cairan penghilang kutek, atau berbau buah indikasi terkena diabetes.

5. Hidung tersumbat dan pengap juga menyebabkan bau mulut . Ketika hidung tersumbat Anda bernapas melalui mulut Anda . Hal ini menyebabkan mulut kering sehingga pertumbuhan bakteri di dalam mulut memicu bau mulut.

6. Gagal jantung juga bisa di deteksi menggunakan nafas, dengan teknik “Breath Print” yaitu mengumpulkan sampel nafas dan mengecek kandungan senyawa volatil.

Comments

comments