Travel

Kini Saatnya Wisata ke Daratan Tinggi Gayo

Aceh memiliki banyak kawasan wisata yang terkenal, salah satunya daratan tinggi Gayo yang mencakup Kabupaten Aceh Tengah. Dataran tinggi ini sempat mengalami pemekaran dan terbagi jadi tiga Kabupaten, yaitu Kabupaten Bener Meriah, Kabupaten Gayo Lues, dan Kabupaten Aceh Tengah.

Dengan Takegon sebagai ibu kota, Aceh Tengah merupakan daerah yang terkenal sebagai penghasil kopi, alpukat, dan buah-buahan dapat dikatagorikan sebagai daerah pertanian.

Seperti diketahui dataran tinggi Gayo terkenal dengan berbagai tempat wisata alam. Selain itu tentu saja yang paling terkenal ialah kopi gayo yang tersohor hingga ke penjuru dunia.

Akses menuju daratan tinggi Gayo yang dahulu masih terbatas untuk wisatawan, kini mulai teratasi. Biasanya jika melalui jalur darat memakan waktu tempuh kurang lebih enam jam dari Banda Aceh dan delapan jam dari Medan.

Kini, wisatawan dapat melalui jalur udara dengan diresmikannya Bandara Rembele oleh Presiden Jokowi, Rabu (2/3/2016). Dengan melalui jalur udara, waktu tempuh dari Bandara Kualanamu (Sumatera Utara) ke Gayo hanya satu jam.

Bandara Rembele berada di Gampong Bale Atu, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh. Bandara yang sudah dapat didarati oleh pesawat sebesar Boeing 737 ini, memiliki luas terminal penumpang 1000 meter persegi. Sehingga dapat menampung sekitar 200.000 penumpang per tahunnya.

Nah, pelesiran ke Aceh Tengah pun semakin mudah. Berikut KompasTravel merangkum berbagai obyek wisata yang dapat dinikmati saat berkunjung ke dataran tinggi Gayo.

Danau Laut Tawar

Hanya 30 menit dari Takengon, di sini Anda akan disuguhkan panorama alami yang sejuk dengan hamparan danau luas di tengah perbukitan. Suku asli daerah tersebut, yaitu Suku Gayo menyebutnya dengan Danau Lut Tawar. Disebut laut karena airnya yang membentang sangatlah luas, kira-kira 5.472 hektar.

Jika Anda mengunjunginya saat cuaca cerah, bayangan Anda dan awan dapat terpantul di air. Pohon-pohon pinus yang tumbuh subur di perbukitan sekitar danau, menambah indah pemandangan.

Pantan Terong

Daratan tinggi Gayo memiliki bukit-bukit yang menyuguhkan pemandangan luar biasa, salah satunya Pantan Terong. Obyek wisata ini merupakan sebuah bukit dan salah satu puncak dataran tinggi Gayo. Tepatnya berlokasi di Kecamatan Bebesan, berjarak 7,5 kilometer dari Kota Takengon, Aceh Tengah.

Memiliki gardu pandang setinggi lebih dari 1.350 meter di atas permukaan laut, Anda dapat melihat langsung Kota Takengon serta seluruh hamparan Danau Laut Tawar.

Selain itu Anda juga dapat melihat ke sekitar daerah kecamatan Pegasing, terdapat sebuah lapangan pacuan kuda. Saat perayaan hari kemerdekaan, Anda dapat menyaksikan balapan kuda sebagai acara kebudayaan di sana.

Udara yang sejuk dan dingin menambah kenikmatan ketika Anda berkunjung ke sini. Secangkir kopi Gayo khas dataran tinggi ini dapat menemani Anda menikmati suasana alam yang asri.

Seorang pengunjung sedang menikmati suasana di lokasi wisata Air Terjun Bur Bulet, Minggu (21/2/2016), di Kampung Wih Terjun, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Aceh. Kawasan wisata alam tersebut hingga saat ini belum tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah setempat. | KOMPAS.COM/IWAN BAHAGIA
Seorang pengunjung sedang menikmati suasana di lokasi wisata Air Terjun Bur Bulet, Minggu (21/2/2016), di Kampung Wih Terjun, Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah, Aceh. Kawasan wisata alam tersebut hingga saat ini belum tersentuh pembangunan dari pemerintah daerah setempat. | KOMPAS.COM/IWAN BAHAGIA

Wih Terjun

Merupakan nama satu kampung di Kecamatan Pegasing, Aceh Tengah. Dalam bahasa sekitar, nama tersebut memiliki arti Kampung Air Terjun. Ya, di desa tersebut terdapat beberapa air terjun, salah satunya Bur Bulet. Dalam bahasa Gayo diartikan Bukit Bulat, karena air terjun tersebut berasal dari bukit yang terlihat bulat dengan ketinggian 25 meter.

Berada sekitar 22 kilometer dari pusat kota Takengon, ibu kota daerah Aceh Tengah. Keindahan alam yang tersembunyi di Kampung Wih Terjun, akan memberikan kepuasan tersendiri bagi siapa pun yang menyambanginya.

Pantai Menye

Selain perbukitan, dataran tinggi ini memiliki obyek wisata pantai. Pantai Menye ini juga dikenal juga dengan nama Pantai Manja, dikarenakan semilir angin yang sejuk dengan pemandangan alami nan eksotik akan memanjakan siapapun yang datang ke sana.

Menyuguhkan pemandangan sunset yang terkenal indah dan ombak yang tenang, membuat wisatawan mengira air pantai ini berasal dari laut lepas.

Berada persis di sebelah timur Danau Laut Tawar, pantai ini masih satu muara dengan danau tersebut. Banyak wisatawan yang tidak menyangka bahwa tempat ini bukan suatu laut lepas tetapi sebuah danau yang sangat luas.

Letaknya cukup strategis, sebelah timur Danau Laut Tawar, tepatnya di Kecamatan Bintang. Dapat ditempuh dari Kota Takengon dengan jarak 18 kilometer dari jalur utara.

Goa Loyang Koro

Goa besar yang memiliki nilai sejarh bagi masyarakat Aceh. Konon dahulu goa ini merupakan tempat Sultan Aceh bersembunyi dari kejaran Belanda.

Terbentuk secara alami, Goa Loyang Koro memiliki lubang gua yang alami dan berukuran sangat besar. Kedalamannya sekitar 110 meter, untuk memasuki ke dalam gua dapat dijangkau dengan jalan setapak.

Namun, jangan khawatir, untuk menikmati keindahan didalamnya hingga ke ujung goa. Sudah ada fasilitas penerangan seperti listrik dan generator.

Terletak tepat di kaki Gunung Birahpanyang, Tepatnya berada di Desa Toweren, Kecamatan Laut Tawar. Jika Anda dari Takengon dapat ditempuh dengan jarak sekitar 7 kilometer. | sumber: kompas.com

Comments

comments