Festival Bawah Laut Banyuwangi, Potensi Luar Biasa

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar akan meluncurkan Festival Bawah Laut dan Festival Pasar Ikan, untuk mengangkat kekayaan potensi bahari.

“Banyuwangi punya potensi bahari yang luar biasa,” kata Azwar Anas.  “Kami akan menggelar even itu tahun ini.”

Festival Bawah Laut akan digelar Mei 2016, dan Festival Pasar Ikan diselenggarakan Oktober ttahun yang sama. Namun, kata Azwar Anas, informasi dan promosi mulai dilakukan sejak saat ini.

“Kami belajar dari Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam strategi marketing, yaitu branding, advertising, dan selling,” kata Azwar Anas.

Menurutnya, Banyuwangi akan menggandeng paid media, own media, social media, dan endorser media. Ia juga yakin sosmed Banyuwangi sangat kuat, dan dipastikan akan mendapat banyak respon.

Lewat Festival Bawah Laut, demikian Azwar Anas, Banyuwangi akan memperlihatkan keindahan perairan di lokasi yang menjadi destinasi baru untuk snorkeling dan diving.

Ada pula Pulau Tabuhan, yang kerap digunakan wisman untuk kitesurfing dan windsurfing. Pantai Pulau Tabuhan berpasir putih, dengan air hijau dan biru.

“Kami juga punya Pantai Bangsring, yang disebut duplikasi Raja Ampat,” Azwar Anas berpromosi.

Spot lain yang ditawarkan Banyuwangi adalah Teluk Banyu Biru. Di sini pengunjung bisa melakukan aktivitas diving, snorkeling, dan ski air.

Soal Festival Pasar Ikan, Azwar Anas yakin perhelatan ini punya daya tarik tinggi, tidak kalah dengan Festival Bawah Air. Festival akan berlangsung di Muncar, salah satu pelabuhan ikan terbesar di Indonesia.

“Festival Pasar Ikan akan digelar satu hari sebelum tradisi Petik Laut Muncar,” kata M. Yanuar Bramuda, Kepala Dinas Pariwisata Banyuwangi. []

Comments

comments