Kemenpar Kaji Selat Flores Jadi KEK Pariwisata

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengkaji kemungkinan menjadikan Selat Flores sebagai wisata unggulan, dengan mengembangkan Pulau Ramping yang berdekatan dengan Taman Laut Taka Bonerate.

“Kami sudah presentasi di hadapan Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya,” kata Basli Ali, bupati Kabupaten Selayar, di Jakarta. “Kami jelaskan potensi strategis daerah kami. Kami berharap mendapat prioritas, dan Selata Flores menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Periwisata.”

Terletak di ujung Sulawesi Selatan, Kabupaten Selayar memiliki 132 pulau dengan potensi pariwisata luar biasa. Akses yang baik, terutama dari Makassar, Kabupaten Selayar diyakini akan punya pasar.

“Wisatawan nusantara dan mancanegara bisa menikmati pasir putih, keindahan bawah laut, dan keragaman kehidupan bawah laut,” ujar Basli Ali.

Namun, menurut Basli Ali, Selayar tidak hanya mengandalkan Taman Nasional Taka Bonarate dengan gugusan pulau karang-nya. Selayar, katanya, juga punya obyek wisata sejarah, yaitu peninggalan pusat-pusat perdagangan masa lalu.

“Semua itu belum tereksplorasi,” kata Basli. “Kami yakin, dengan KEK Pariwisata Selayar, semua potensi terangkat dan Selayar menjadi destinasi hebat.”

Potensi lain untuk menjadikan Selayar sebagai KEK Pariwisata adalah seluruh wilayah itu bebas sengketa, dan view terbaik.

“Selayar akan memanjakan wisman dan wisnus,” demikian Basli Ali. “Tidak hanya dengan keindahan alam, tapi juga kulier. Kami akan memberi hidangan hiu laut dangkal.”

Menpar Arief Yahya merespon permintaan Bupati Basli Ali dengan berjanji mempelajari usulan dari berbagai dimensi. Kemenpar, kata Arief Yahya, juga akan mencoba menemukan value tersembunyi.

“Rumus pertamanya adalah 3A; aksesibilitas, atraksi, dan amenitas,” kata Menpar Arief Yahya.[]

Comments

comments