Jadi Bos Pertama BPMA, Ini Kata Marzuki Daham

Menteri Energi Sumberdaya Mineral Sudirman Said pagi tadi, Senin, 11 April 2016, melantik Marzuki Daham sebagai pimpinan Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) yang pertama. Apa respon Marzuki Daham terkait tugas barunya itu?

Dikutip dari cnnindonesia.com, Marzuki berjanji akan segera menghimpun data terkait cadangan migas yang berada di Provinsi Aceh melalui badan yang baru dibentuk tersebut. Hal ini dilakukan demi menarik lebih banyak eksplorasi migas ke Provinsi Aceh.

“Maka dari itu dalam jangka panjang kami mau berikan rasa aman dalam eksplorasi dan investasi di Aceh. Karena menurut kami yang terpenting bukanlah cadangannya, namun apakah di luar sana masih ada yang mau melakukan eksplorasi,” kata Marzuki di Jakarta, Senin (11/4).

Untuk mencapai hal itu, Marzuki bilang pihaknya juga akan membentuk organisasi yang berisikan orang-orang berkapabilitas tinggi. Organisasi tersebut, tambahnya, akan melakukan tugas-tugas seperti pengaturan keuangan hingga pengelolaan data.

Sesuai dengan pembahasan badan organisasi BPMA Februari lalu, nantinya BPMA akan memiliki lima deputi yang membantu Marzuki yang meliputi bidang Pengembangan Wilayah Kerja, Manajemen Perencanaan, Manajemen Operasi, Manajemen Keuangan, dan Manajemen Dukungan Bisnis. Ia menambahkan, pencarian orang-orang ini merupakan prioritas utama BPMA saat ini.

“Nanti kami akan segera lakukan rekrutmen terkait organisasi ini.”

 

 

Comments

comments