Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

Sebelum Ditembak di Somalia, dr. Andrias Telepon Keluarga

Menurut Fausto, ayahnya lebih mudah berhubungan dengan keluarga di Jakarta sejak memiliki BlackBerry dua bulan lalu. “Sejak Papa punya BlackBerry kami bisa BBM-an, dulu seringnya hanya telepon dan sms-an,” ujar pelajar kelas tiga Sekolah Menengah Pertama


    • Minggu, 01 Januari 2012 03:35:00 WIB

JAKARTA - Dokter Andrias Karel Keiluihu alias Kace, 44 tahun, sebelum tewas tertembak di Somalia pada Kamis lalu sempat menanyakan rencana Tahun Baru anaknya melalui BlackBerry Messenger sehari sebelum kejadian.

“Papa sempat tanya Tahun Baru mau ngapain?” kata putra sulungnya, Fausto Axel Evan Keiluhu, saat dihubungi melalui handphone-nya, Jumat malam, 30 Desember 2011.

Pada hari yang sama, kata Fausto, Andrias juga meluangkan waktu untuk menelepon putrinya, Raissa Azalia Edith Keiluhu.

Menurut Fausto, ayahnya lebih mudah berhubungan dengan keluarga di Jakarta sejak memiliki BlackBerry dua bulan lalu. “Sejak Papa punya BlackBerry kami bisa BBM-an, dulu seringnya hanya telepon dan sms-an,” ujar pelajar kelas tiga Sekolah Menengah Pertama BPK Penabur Bintaro itu.

Fausto mengaku tak mendapat isyarat apa-apa sebelum ayahnya meninggal dunia. Hanya, setelah BBM-an Rabu itu tak lagi berkirim kabar. “Mungkin mulai sibuk,” ujarnya.

Andrias bekerja untuk organisasi bantuan kemanusiaan Doctors Without Borders (Medecins Sans Frontieres/MSF) yang berkantor pusat di Belgia. Andrias tertembak oleh orang bersenjata di Mogadishu pada Kamis lalu. Dalam aksi sporadis yang dilakukan pihak tak dikenal itu seorang dokter berkebangsaan Belgia, Philippe Havet, 53 tahun ikut tewas.

Sekarang, jenazah Andrias masih berada di Funeral House di Nairobi, Kenya. Jenazah belum bisa dipulangkan karena masih harus menyelesaikan urusan administrasi.

Pemerintah Indonesia sedang berupaya mengurus dokumen Andrias melalui Kedutaan Besar di Kenya serta Kedutaan Besar di Swiss karena kantor MSF di Belgia libur Tahun Baru. Saat ini sedang diupayakan diurus di kantor di Lausan, Swiss. Jenazah diperkirakan tiba di Jakarta pada Senin mendatang. (sumber: tempo.co)


  • Bakso Gaul, Mengutamakan Kesehatan dan Mutu

  • dr. Zoel Cellular | Pusat Accessories & HP Baru

  • Informasi Pemesanan Toyota Banda Aceh

  • Toshiba Leading Inovation

  • Bubble & Me | Spa bayi dan anak

  • Azka Advertising, Perfect Strong Affordable

  • Honda Promo Super Angsuran Ringan

  • Promosi Di Koran Sekolah

  • Yuyun Bordir, Produksi Rumahan Siap Order

  • DS Notebook

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • Pemerintah Kabupaten Abdya serahkan bantuan sosial untuk masyarakat
    • Komnas HAM: toleransi beragama Indonesia memburuk
    • Di Pidie hasil UN SMA/sederajat diumumkan sore nanti
    • Komisi V DPR RI gelar diskusi RUU pencarian dan pertolongan
    • Misi berani mati ke Mars hoax?
    • Gallery

    • Komisi V DPR RI gelar diskusi RUU pencarian dan pertolongan

    • Bertahan di puing-puing rumah sisa kebakaran

    • Gubernur Zaini bertemu Mendagri

    • Video

    • Inikah Video Darin Mumtazah yang disebut-sebut istri muda Luthfi Hasan?

    • Mungkinkah kita sebaik ini di jalan raya?

    • Fatin nyanyikan Aku Memilih Setia

    The Headline

    • aceh

      Misi berani mati ke Mars hoax?

      Proyek itu dianggap sebagai proyek hoax dan publikasinya terlalu berlebihan
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com