Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

Mahasiswa UMY Kembangkan Alat Deteksi Curah Hujan

Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Andi Kurniawan mengembangkan alat pendeteksi curah hujan tepat guna dengan biaya produksi yang terjangkau masyarakat. Alat ini dirancangnya dengan perangkat yang c


    • Minggu, 01 Januari 2012 03:48:00 WIB

Mahasiswa Program Studi Teknik Elektro Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Andi Kurniawan mengembangkan alat pendeteksi curah hujan tepat guna dengan biaya produksi yang terjangkau masyarakat.  Alat ini dirancangnya dengan perangkat yang cukup sederhana.

"Alat itu menggunakan komponen-komponen sederhana dalam produksi, yaitu corong, penjungkit, mikrontroler, alat transmisi wireless, dan alat penampil data seperti komputer. Biaya produksi alat pendeteksi itu dapat diminimalisasi hingga sekitar Rp 400 ribu," kata Andi di Yogyakarta, Rabu (28/12/2011)

Menurut dia, corong digunakan sebagai penampung pertama air hujan. Air hujan kemudian dialirkan ke penjungkit sehingga terjadi jungkitan saat volume air hujan yang tertampung di penjungkit telah mencapai jumlah yang ditetapkan. Jumlah jungkitan yang terjadi pada penjungkit tersebut kemudian dihitung oleh Optocoupler sebagai sensor.

Data berupa jumlah jungkitan yang dihitung Optocoupler itu akan diolah oleh mikrokontroler sebagai pengolah dan akan dikirimkan ke komputer secara wireless. Data itu akan tersimpan secara otomatis di komputer sebagai data curah hujan.

"Pada alat tersebut saya menggunakan alat transmisi wireless jenis TRW 2.4G. Data curah hujan yang akan muncul juga diatur dengan satuan milimeter per jam yang bisa juga diubah sesuai dengan kebutuhan dan biaya," katanya.

Andi mengharapkan, alat itu dapat dimanfaatkan secara luas oleh para petani dan masyarakat umum sehingga mempermudah pengukuran curah hujan. Para petani dapat memanfaatkan alat tersebut untuk memperkirakan waktu tanam dan panen padi atau tanaman lain. Selama ini, para petani cenderung menentukan curah hujan dengan tradisi yang telah ada secara turun temurun dengan melihat siklus curah hujan yang teratur.

"Namun, curah hujan saat ini mengalami siklus tidak menentu. Hal itu membuat petani kesulitan untuk memproduksi dengan kualitas terbaik karena tidak bisa lagi tergantung pada tradisi tersebut," katanya.

Selain itu, alat pendeteksi curah hujan tepat guna itu dapat membantu petani mengetahui data curah hujan untuk kepentingan pertanian. Selain biaya terjangkau, pengunaan alat pendeteksi curah hujan tepat guna itu juga cukup mudah serta tidak memakan waktu dan biaya tambahan.

"Dengan alat itu kita cukup melihat hasil pengukuran curah hujan di komputer tanpa melakukan proses apa pun, karena selama alat bekerja, data langsung secara otomatis tersimpan," jelas Andi. (sumber: kompas.com)


  • Bima Business School, Menerima Mahasiswa Baru

  • Hip Burger, Bedakan rasanya, rasakan bedanya

  • Perumahan Pesona Alam Raya

  • PULSA NANGGROE | Pusat Voucher Elektrik

  • PT Ashkabila Tour & Travel

  • Azka Advertising, Perfect Strong Affordable

  • PVC Indo Plafon & Partisi

  • Perumahan Zean Residence Banda Aceh

  • Bintang Sepeda | Service Gratis Khusus Untuk Pembeli

  • Promo Spesial Mitsubishi Pajero

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • Islam bakal jadi agama dominan di Inggris dalam sepuluh tahun
    • Warga sempat memasak kopi di titik keluarnya gas di Simeulue
    • Puluhan rumah warga di Lhokseumawe terbakar
    • Madrasah ini akan umumkan hasil UN melalui website
    • Paris Hilton ingin segera menikah
    • Gallery

    • Malam ini Gubernur Zaini bertemu Mendagri

    • Komisi V DPR RI tinjau Rusunawa Keudah

    • JMK kembali Unjukaras tolak RUU Keamanan Nasional

    • Video

    • Inikah Video Darin Mumtazah yang disebut-sebut istri muda Luthfi Hasan?

    • Mungkinkah kita sebaik ini di jalan raya?

    • Fatin nyanyikan Aku Memilih Setia

    The Headline

    • aceh

      Puluhan rumah warga di Lhokseumawe terbakar

      “Hasil pendataan sementara sekitar 25 rumah terbakar dan lima lainnya terkena imbas, rata-rata rumah berkonstruksi kayu,” katanya.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com