ACEH UTARA-Warga Desa Tanjong Hagu, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, mencium bau gas yang keluar di sekitar tiang listrik milik PLN, Senin, 23 Januari 2012.
“Sejak tiga hari lalu terdengar seperti air mendidih di sekitar lubang. Pada awalnya saya tidak perduli, karena saya kira mata air,” ujar Nazir, 44 tahun, warga yang tinggal tidak jauh dari lokasi semburan gas itu kepada wartawan.
Namun, kata Nadir, dua hari kemudian air mengering. Dalam lubang di sekitar tiang listrik tersebut mengeluarkan aroma menyengat. “Ketika saya lewat tadi ada bau yang tidak enak. Lalu saya laporkan kepada warga lainnya,” tambahnya.
Kabar itu kemudian menyebar dan membuat warga berdatangan ke lokasi temuan gas di Dusun Tajung, Gampong Tanjong Hagu. “Kami sudah melaporkan ke anggota DPRK dan Pak Camat,” kata Zunaidi warga lainnya.
Warga setempat khawatir aroma itu merupakan gas liar. Apalagi tidak jauh dari kawasan itu, terdapat sumur eksploitasi gas alam milik perusahaan asing. “Ya, jarak kampung kami dengan gas di Aron (Syamtalira Aron-red) tidak jauh,” jelas salah seorang warga lainnya.
Camat Samudera, Dayan Albar mengakui telah menerima laporan tersebut. Namun dia belum melihat langsung kondisi di lapangan.[]
