Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

Bahasa Tanpa Angka: Suku Amazon Tidak Punya Kata untuk Menyatakan ‘Satu,’ dan Bilangan Lainnya

“namun inilah kelompok yang tidak menghitung. Mereka dapat belajar, namun itu tidak berguna bagi kebudayaan mereka, jadi mereka tidak pernah mengambilnya.”


    • Jumat, 24 Februari 2012 04:01:00 WIB
foto.detik.com

Sebuah bahasa Amazon dengan hanya 300 penutur tidak punya kata untuk menyatakan konsep “satu” atau angka spesifik lainnya, menurut sebuah studi dari tim yang dipimpin MIT.

Tim ini, dipimpin oleh professor otak dan ilmu kognitif MIT, Edward Gibson, menemukan kalau anggota suku Piraha di Brasil barat laut terpencil menggunakan bahasa untuk menyatakan kuantitas relatif seperti “sedikit” dan “banyak,” namun tidak bilangan pasti.

Sering diasumsikan kalau menghitung adalah bagian tak terlepaskan dari kognisi manusia, kata Gibson, “namun inilah kelompok yang tidak menghitung. Mereka dapat belajar, namun itu tidak berguna bagi kebudayaan mereka, jadi mereka tidak pernah mengambilnya.”

Studi ini, yang tampil pada jurnal Cognition tanggal 10 Juni 2008, menawarkan bukti kalau kata angka adalah konsep yang dibuat oleh kebudayaan manusia sebagaimana dibutuhkan, dan bukan bagian inheren dari bahasa, kata Gibson.

Penelitian ini didasarkan oleh studi tahun 2004, yang menemukan kalau Piraha memiliki kata-kata untuk menyatakan kuantitas “satu”, “dua”, dan “banyak”. Para peneliti MIT mengamati fenomena yang sama ketika mereka meminta penutur Piraha menyatakan himpunan benda ketika ditambahkan, dari satu hingga 10.

Walau begitu, tim MIT memutuskan menambahkan prosedur baru – mereka mulai dengan 10 benda dan meminta anggota suku ini untuk menghitung mundur. Dalam eksperimen tersebut, anggota suku menggunakan kata yang sebelumnya dimaknai “dua” ketika ada lima atau enam benda yang ada, dan memakai kata “satu” untuk sembarang kuantitas antara satu dan empat.

Hal ini menunjukkan kalau “itu bukan bilangan menghitung sama sekali,” kata Gibson. “Mereka menandai kuantitas relatif.”

Ia mengatakan kalau tipe strategi menghitung seperti ini belum pernah diamati sebelumnya, walaupun bisa ditemukan dalam bahasa lain yang hanya memiliki kata menghitung “satu”, “dua”, dan “banyak”.

Makalah tersebut adalah bagian dari proyek yang lebih besar yang menyelidiki hubungan antara kebudayaan Piraha dan kognisi serta bahasa mereka, menguji beberapa dakuan yang diajukan oleh Daniel Everett, seorang linguis dari   Illinois State University, dalam Current Anthropology tahun 2005.

Penemuan lain dari proyek ini adalah Piraha dapat melakukan tugas mencocokkan eksak sejauh tidak ada komponen mengingat di dalamnya, namun ketika ada komponen mengingat, mereka hanya melakukan pendekatan. Hal ini menunjukkan kalau bahasa adalah sebuah teknologi kognitif yang membantu tugas mengingat manusia.

Pengarang utama makalah ini adalah  Michael Frank, seorang mahasiswa pasca sarjana di lab Gibson. Pengarang lain adalah Evelina Fedorenko, seorang rekan pasca doctoral di Lembaga Penelitian Otak McGovern di MIT, dan Everett sendiri. (sumber: faktailmiah.com)


  • PT. ANANDA TRAVEL, Solusi Cepat Untuk Penerbangan Anda

  • jual vespa tahun 61 modifikasi

  • TB MARA

  • Canai Mamak | Roti canai, tea tarik dan meeting room

  • Bima Business School, Menerima Mahasiswa Baru

  • Promo Spesial 2013

  • Jual Aneka Laptop

  • Service Fotocopy

  • Promo Spesial 2013

  • Rita Suezno, Fashion Designer & Boutique

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • Perpisahan TK Bhayangkari Aceh Utara dimeriahkan tarian tradisional dan kreasi
    • Intip makanan favorit Astronot dalam misi luar angkasa
    • Tiga kapolres uji jalur Bhayangkara Trail Adventure 2013
    • Pesawat ruang angkasa ini siap dampingi matahari
    • Ilmuwan teliti potensi hubungan seksual manusia di luar angkasa

    The Headline

    • aceh

      Listrik padam di Banda Aceh sejak tadi pagi

      Pemadaman listrik yang kerap terjadi di Banda Aceh sangat berpengaruh terhadap perekonomian masyarakat.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com