Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

Polisi Masih Terima Penyerahan Senjata Api

Walaupun Operasi Kilat Rencong telah dilakukan, Kepolisian Daerah Aceh masih menerima penyerahan senjata api ilegal dari masyarakat tanpa ada sanksi.


    • TAUFAN MUSTAFA
    • Jumat, 24 Februari 2012 17:00:00 WIB
ISTIMEWA

BANDA ACEH - Walaupun Operasi Kilat Rencong telah dilakukan, Kepolisian Daerah Aceh masih menerima penyerahan senjata api ilegal dari masyarakat tanpa ada sanksi.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Gustav Leo, kepada The Atjeh Post, Jumat 24 Februari 2012.  

“Meskipun batas waktu dari maklumat tersebut telah habis, kami tetap masih menerima penyerahan senjata dari masyarakat tanpa ada sanksi dan disesuaikan dengan maklumat," ujar Gustav.

Tapi, kata dia, kalau senjata api ilegal tersebut ditemukan oleh kepolisian maka akan ditindak sesuai hukum yang berlaku.

Sejak dikeluarkan maklumat penyerahan senjata api ilegal, kepolisian, kata Gustav telah mengumpulkan 11 pucuk senjata api, 141 amunisi, dan lima mortir yang diserahkan oleh masyarakat. Penyerahan ini terjadi selama berakhirnya masa maklumat yang dikeluarkan kepolisian pekan lalu.

Setelah batas waktu habis, polisi kemudian menggelar Operasi Kilat Rencong di enam titik fokus di Aceh. Keenam titik daerah operasi tersebut ialah Aceh Timur, Aceh Utara, Lhoksumawe, Bireuen, Pidie, dan Aceh Besar. “Operasi Kilat Rencong ini berlaku untuk seluruh jajaran kepolisian di Aceh."

Selama operasi, kata Gustav, polisi menemukan tiga pucuk senjata api di Bireuen, dua pucuk senjata genggam jenis pistol revolver dan di Aceh Timur, dan sepucuk senjata laras panjang jenis M-16.

"Sementara petugas tidak menemukan pelakunya, hanya senjata saja yang didapat berdasarkan informasi yang diterima. Untuk Bireuen ditemukan di gubuk sementara di Aceh Timur ditemukan di luar atau tempat terbuka,” kata Gustav Leo.

Sedangkan di Banda Aceh, kata Gustav, juga telah dilakukan operasi beberapa waktu lalu, tapi tidak ditemukan apapun dan operasi akan  terus ditingkatkan.[]


  • Dian Pelangi Galery

  • RUmah Menawan di DEPOK

  • Promo Spesial 2013

  • Jambo Geumuloh, Makan Sambil Mancing Ikan

  • Cuci Sofa

  • Promo Spesial 2013

  • Promo Spesial 2013

  • DS Notebook

  • Service Fotocopy

  • Banda Motor Workshop | Auto Asesoris Mobil

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • [FOTO]: Kejati Aceh Serahkan 14 Senjata Api ke Polda
    • Selama 4 Bulan, Korem Teuku Umar Kumpulkan Belasan Senjata Api
    • Di Amerika Guru Dibekali Senjata Api
    • Dealer Ini Berikan Senjata Api Tiap Beli Mobil
    • Polres Langsa Sita Dua Puncuk Senjata Api Rakitan

    The Headline

    • aceh

      Bendera Aceh; Menjelang batas waktu

      Perundingan membahas bendera Aceh di Makassar belum menghasilkan kesepakatan. Batas waktu 27 Mei kian dekat. Bagaimana kelanjutannya?
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com