TANGSE - Korban banjir bandang di Desa Pulo Seunong dan Pulo Mesjid, Tangse, hingga kini belum mendapatkan bantuan sedikit pun dari pemerintah. Bantuan hanya mereka dapatkan dari warga sekitar yang tidak terkena musibah.
"Sebagai bentuk kepedulian, warga bersama-sama membangun dapur umum untuk pengungsi," ujar Mukhlis, Warga Pulo Seunong, kepada The Atjeh Post, Minggu 26 Februari 2012.
Saat ini, kata Mukhlis, warga menjadikan masjid Pulo Seunong sebagai tempat pengungsian sementara. Ada sekitar 50 warga mengungsi ke tempat tersebut. Sebagian kembali ke rumah untuk membersihkan lumpur dari dalam rumah mereka.
Menurut keterangan Mukhlis, dua rumah di Pulo Seunong rusak parah. Sedangkan di Pulo Mesjid rumah-rumah hanya terendam air yang kini sudah surut.
Pulo Seunong terletak sekitar tiga kilometer dari ibu kota kecamatan Tangse. Sedangkan Pulo Mesjid hanya terletak beberapa meter saja. Di Pulo Mesjid, persawahan dipenuhi kayu gelondongan sisa banjir. Sedangkan di Kebun Nilam kayu gelondongan memenuhi alur-alur sungai. []
