Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

"Daerah Penghasil Gas Ini Gagal Mencerdaskan Anak Bangsa"

Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Kota Lhokseumawe, Abdul Gani Haitamy, mengklaim Kabupaten Aceh Utara gagal dalam pendidikan. Pasalnya, mutu dan sarana pendidikan di kabupaten tersebut masih sangat memprihatinkan.


    • BUSAIRI RAMLI
    • Rabu, 07 Maret 2012 10:00:00 WIB

LHOKSEUMAWE- Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Kota Lhokseumawe, Abdul Gani Haitamy, mengklaim Kabupaten Aceh Utara gagal dalam pendidikan. Pasalnya, mutu dan sarana pendidikan di kabupaten tersebut masih sangat memprihatinkan.
 
Abdul Gani Haitamy mencontohkan pembangunan Madrasah Ibtidaiyah Swasta (MIS) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Bina Bangsa di Kecamatan Sawang, Aceh Utara, yang dibangun dengan swadaya masyarakat dengan kondisi gedung sangat memprihatinkan.    
 
“Sungguh sangat ironis nasib anak anak-anak MIS dan PAUD Bina Bangsa di Kecamatan Sawang Aceh Utara, dimanakah nurani pemimpin Aceh Utara melihat kondisi ini, legislatif dan eksekutif hanya memikirkan dan memperjuangkan kepentingan pribadi dan kelompok saja, sementara nasib anak bangsa masih terlantar dan termajinalkan,” ujar Abdul Gani Haitamy dalam siaran pers yang diterima The Atjeh Post, Rabu 7 Maret 2012.  
 
Abdul Gani menyebutkan, dalam UUD 1945 disebutkan bahwa pendidikan adalah hak warga Negara Indonesia, sehingga tidak ada alasan bagi Pemerintah Aceh Utara untuk membangun pendidikan yang berperadaban.
 
“Dalam kondisi Aceh damai saja Pendidikan di Aceh Utara luput dari perhatian pemerintah. Kalau dulu alasan konflik sekarang alasan apalagi yang harus diterima oleh masyarakat Aceh Utara, daerah penghasil gas ini gagal mencerdaskan anak bangsa. Kemanakah dana pendidikan yang katanya miliaran rupiah itu untuk pendidikan?”

Abdul Gani mengingatkan Pemerintah Aceh Utara untuk segera mengambil tindakan nyata terhadap kondisi riil tersebut, agar tidak terjadi fitnah terhadap pemimpin Aceh Utara.
 
“Sangat diharapkan pengambil kebijakan Aceh Utara untuk turun ke gampong-gampong jangan hanya bisa berpangku tangan di meja mewah yang dibeli dengan uang rakyat, yakinlah setiap pemimpin akan dipertanggung jawabkan kelak apa yang kamu pimpin,” ujar Abdul Gani Haitamy.[]


  • Dian Pelangi Galery

  • Software Spektakuler

  • Bintang Sepeda | Service Gratis Khusus Untuk Pembeli

  • BS Property | Griya Angkasa Blang Bintang

  • Jilbab Cantik Murah | Busana Muslim

  • PVC Indo Plafon & Partisi

  • Panorama Ville, hunian nyaman untuk keluarga

  • Homestay 48

  • UD. Atjeh Livestock Farm | Peternakan Kambing Perah

  • Mobil Dijual | Toyota Banda Aceh

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • 8 Parpol serahkan berkas caleg hasil perbaikan ke KIP Aceh Utara
    • Tolak pembongkaran lapak, ratusan warga Keude Geudong Aceh Utara hadang alat berat
    • Perpisahan TK Bhayangkari Aceh Utara dimeriahkan tarian tradisional dan kreasi
    • PDAM Aceh Utara akan bahas air bersih dengan Pemko Lhokseumawe
    • Soal tunggakan gaji, dewan pertemukan karyawan dan manajemen PDAM Tirta Mon Pase

    The Headline

    • aceh

      Muslim Rohingya dilarang punya lebih dari dua anak

      Mereka tak memilki identitas dan merupakan imigran ilegal dari Bangladesh. "Perintah ini datang dari presiden dan diterapkan sebagai perhatian wilayah,"ujarnya.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com