BANDA ACEH - Rahmadi Yahya, Sekretaris Partai Amanat Nasional Langsa mengatakan ia dan kader-kader PAN di kota tersebut kecewa dengan keputusan pemindahan lokasi Rapat Kerja Wilayah PAN ke Banda Aceh.
"Padahal persiapan di sini sudah sangat matang, kader-kader bekerja keras untuk mempersiapkan acara Rakerwil," ujar Rahmadi Yahya kepada The Atjeh Post, Rabu siang 7 Maret 2012.
Rahmadi yang awalnya didapuk sebagai Ketua Panitia Lokal Rakerwil di Langsa, mengatakan keputusan perubahan lokasi itu ia terima dari DPW PAN Aceh. "Tanggal 1 Maret saya ditelepon soal itu, dan baru hari ini (Rabu), surat keputusan itu tiba. Alasan perubahan lokasi karena Ketua Umum hadir," ujar Rahmadi.
Kekecewaan itu, kata Rahmadi, ditambah lagi karena mereka beberapa hari lalu sudah menerima jadwal Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, salah satu petinggi PAN. "Jadwal tersebut via faks. Disebutkan nanti Menhut akan turun dengan helikopter di Aceh Tamiang, lalu bersama kader-kader akan melakukan roadshow ke lokasi acara di Hotel Harmoni Langsa," ujar Rahmadi.
Seharusnya, Rakerwil tersebut dilaksanakan di daerah. Alasan Rahmadi kalau kehadiran petinggi-petinggi politik ke Banda Aceh itu sudah biasa. "Tapi kalau ke daerah gaungnya bisa sebulan dalam masyarakat. Dan PAN juga walaupun sudah ada perlu disampaikan ke daerah-daerah. Apalagi kehadiran petinggi partai dari Jakarta akan menambah antusiasme masyarakat dan kader," ujar Rahmadi.
Ditambah lagi, kata Rahmadi, Ketua Umum PAN Hatta Radjasa akan mencalonkan diri sebagai calon presiden. "Tentunya ketika ada pidato dari ketua umum nanti akan menambah semangat kader-kader di daerah untuk bekerja dalam pemenangan di pemilu nanti."
Setelah keputusan pemindahan lokasi itu keluar, Rahmadi dan kader PAN di Langsa belum memutuskan apakah akan ikut dalam Rakerwil di Banda Aceh atau tidak. "Kami akan menggelar rapat pengurus dulu dengan para kader untuk menentukan sikap apakah pergi atau tidak," ujar Rahmadi.
Bagaimanapun, kata Rahmadi, ia menghormati keputusan DPW PAN tersebut. "Keputusan sudah keluar, bagaimanapun kami sebagai kader partai harus menghormati keputusan tersebut.[]
Berita Sebelumnya:
