BANDA ACEH - Badan Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (Bapedal) Aceh mengadakan lomba sekolah ramah lingkungan untuk sekolah SD, SMP dan SMA sederajat di seluruh Aceh. Kegiatan ini adalah bagian dari rangkaian kegiatan untuk memperingati hari bumi yang berpuncak pada hari lingkungan hidup pada bulan Juni nanti. Selain untuk sekolah umum, lomba ini juga diperuntukkan bagi kalangan pesantren (dayah) di seluruh Aceh.
Hal tersebut dikatakan oleh Kepala Bapedal Aceh, Husaini Syamaun kepada The Atjeh Post Minggu siang, 22 April 2012.
“Tim kita sedang bergerak ke seluruh kabupaten/kota untuk melakukan penilaian, sekolah yang menang nanti akan mendapatkan penghargaan Piala Gubernur,” kata Husaini.
Kegiatan ini sudah berlangsung sejak dua tahun lalu, sebelum dinilai oleh tingkat provinsi, kata Husaini sekolah-sekolah tersebut terlebih dahulu diseleksi di tingkat kabupaten.
Kriteria sekolah ramah lingkungan menurut Husaini yang paling penting adalah memiliki visi misi menyelamatkan lingkungan, di sekolah tersebut juga harus mempunyai ruang terbuka hijau (RTH) yang cukup. Perilaku siswa di sekolah juga harus mencerminkan sikap peduli pada lingkungannya sehingga ia bisa menerapkan kepedulian tersebut di lingkungan tempat tinggalnya.
Selain itu, kebersihan ruangan dan toilet, pekarangan sekolah, termasuk sosialisasi yang dilakukan pihak sekolah di dinding bangunan sekolah juga menjadi poin yang akan dinilai.
“Ini adalah pelaksanaan yang ke tiga kalinya, di samping itu kita juga sedang mencari calon duta lingkungan di tingkat SMA. Sekolah-sekolah yang terpilih menjadi juara hadianya akan diserahkan (hadiahnya) pada hari lingkungan hidup nanti, karena kita tidak ingin terlalu banyak seremonial.”
