Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

Tahapan Pilkada Aceh Tengah Makin Kabur

Dalam pertemuan dengan Muspida plus Aceh Tengah, yang digelar Rabu (2/5) dinihari, terlihat tegang. KIP dan Panwas saling tuding persoalan surat. Sepuluh kandidat juga menyerang KIP yang telah melanggar ketentuan dalam melaksanakan Pilkada. KIP tidak men


    • Kamis, 03 Mei 2012 09:44:00 WIB

TAKENGON -  KIP Aceh Tengah akhirnya kembali mundur, tidak melanjutkan tahapan penghitungan suara Pilkada Bupati Aceh Tengah. Kotak suara tetap diamankan di Mapolres Aceh Tengah sebelum adanya kepastian, apakah tahapan Pilkada dilanjutkan atau tidak.

Dalam pertemuan dengan  Muspida plus Aceh Tengah, yang digelar Rabu (2/5) dinihari, terlihat tegang. KIP dan Panwas saling tuding persoalan surat. Sepuluh kandidat juga menyerang KIP yang telah melanggar ketentuan dalam melaksanakan Pilkada. KIP tidak menerapkan atuan main sesuai hukum. Dalam pelaksanaan Pilkada, KIP sudah melakukan kesalahan fatal.

“KIP  jangan melanjutkan tahapan Pilkada, sebelum KIP menyelesaikan masalah yang dilakukan KIP selaku penyelenggara. KIP harus berjiwa besar, semua kesalahan  yang dilakukan KIP harus diselesaikan dulu,” sebut Iklil Ilyas Leube, dalam pertemuan Muspida plus itu, membahas surat KIP Aceh yang meminta agar tahapan Pilkada dilanjutkan.

Pertemuan yang dipimpin Bupati Aceh Tengah, Mohd. Tanwir, diikuti 10 kandidat bupati, kecuali incumbent dan pasangannya yang tidak hadir. Pertemuan tersebut berlangsung panas, ketika bupati meminta pendapat KIP tentang pelaksanaan Pilkada.

Hamidah SH, ketua KIP menyebutkan, mereka akan melaksanakan tahapan sesuai mekanisme dan hukum. Artinya mereka akan melanjutkan tahapan penghitungan suara Pilkada bupati Aceh Tengah yang hingga kini belum jelas siapa pemenangnya.

Namun, pernyataan itu menimbulkan reaksi dari 10 pasang kandidat, Panwas Aceh Tengah dan tokoh masyarakat yang diundang dalam pertemuan itu. Para kandidat, tokoh masyarakat, dan juga Panwas meminta KIP  untuk  menyelesaikan masalah yang dilanggar KIP selaku penyelenggara.

Bazaruddin salah seorang kandidat menjelaskan, daftar kesalahan KIP  selaku penyelenggara sudah menjadi rahasia umum. “Kami para kandidat, Muspida Aceh Tengah telah melaporkan hal ini ke KIP Provinsi. Ke Gubernur Aceh, Pangdam, Kanpolda dan Panwas,” sebut Bazar yang menjadi juru bicara.

Yunadi, ketua Panwas Aceh Tengah, dalam  pertemuan itu menyebutkan, dia akan berangkat langsung ke Panwas Aceh dan Panwaslu Pusat, melaporkan  kesalahan yang dilakukan KIP Aceh Tengah selaku penyelenggara Pilkada.

Sebelumnya Yunadi telah mengirim surat ke intansi terkait, agar Hasbullah, anggota KIP Aceh Tengah diberhentikan, karena telah melakukan pelanggaran berat kode etik. Panwas juga sudah melaporkan tentang kinerja KIP Aceh Tengah yang tidak solid dan sarat kepentingan.

Dalam pertemuan Muspida plus itu, anggota Panwas Aceh Tengah Azanollah, juga diberikan kesempatan tentang penderitaannya selama ini, saat melaksanakan tugas sebagai Panwas.

“Saya diancam oleh oknum polisi yang tidak perlu saya sebutkan namanya di sini. Saya terpaksa mengungsikan keluarga saya. Demikian dengan komisioner KIP, Ivan Astavan juga mengancam saya,” sebut Azanolah, dihadapan Muspida plus.

“Saya tidak ada kepentingan dalam Pilkada ini. Siapapun yang menjadi bupati, saya tetap seperti ini. Namun batin saya tidak bisa menerima kalau permainan tidak jujur. Ketika itu saya ungkapkan, saya diancam. Terpaksa keluarga saya harus saya ungsikan,” sebut Azanollah

Suasana rapat nyaris semakin panas, semua pihak mempersoalkan sikap KIP Ace yang sudah turun ke Aceh Tengah,  melakukan klarifikasi. Tim berjanji akan menyampaikan secara tertulis hasil klarifikasi mereka. Namun sampai sekarang tim yang dipimpin Salam Poroh, ketua KIP Aceh, belum menyampaikan hasil klarifikasi. “Ini indikasi mereka tidak menghargai Muspida plus,” sebut Muslim Ibrahim.

“KIP terus teranglah menyampaikan ke publik dan ke intansi terkait, tentang kesalahan yang dilakukannya sebagai penyelenggara. Jangan karena KIP ego, tidak mau mengakui kesalahan fatal yang dibuat, daerah ini akan menjadi korban,”  tambah Muslim Ibrahim.

Hamidah ketua KIP Aceh Tengah, dalam pertemuan itu tidak menangapi serius tentang tudingan pihaknya melakukan pelanggaran selaku penyelenggara. “Ini bukan tempatnya untuk menghakimi dan menilai seseorang. Para kandidat bukan Panwas, jadi saya tidak perlu menjawab di sini,” sebut Hamidah.

Namun Hamidah menyebutkan, pihaknya akan berkoordinasi dengan KPU Pusat sehubungan dengan Pilkada di Aceh Tengah. “Kami juga akan putuskan dalam rapat pleno, tidak bisa sendiri. Bagaimana tahapan Pilkada selanjutnya, akan dikoordinasikan dengan KPU,” sebut Hamidah.

Wakil ketua DPRK, M. Nazar  dalam pertemuan itu berjanji akan membuat surat yang akan ditanda tangani Muspida plus. Surat tersebut dasarnya dari KIP, kemudian akan diteruskan pihak dewan untuk disampaikan ke  Gubernur Aceh, DPRA dan intansi terkait.

“Dalam surat itu nantinya akan kita jelaskan kronologis persoalan Pilkada di Aceh Tengah. Panwas juga silakan melaporkan ke Panwaslu, sementara kita juga akan membuat surat,” sebutnya.

Walau pertemuan itu dilangsungkan hingga dini hari, namun tetap tidak ada kepastian. Apakah akan dilanjutkan tahapan Pilkada atau tidak. Yang pasti tong suara bupati tetap diamankan di Mapolres Aceh Tengah. Semua pihak menunggu hasil laporan Panwas dan koordinasi KIP Aceh Tengah dengan KPU pusat.  | sumber: lintasgayo.com


  • Mobil Dijual | PT. Armada Banda Jaya

  • Jual Cpt Rmh Cluster Celebration

  • Mobil Dijual | PT. Armada Banda Jaya

  • ERA Production, event organizer & advertising

  • ALAM ADVERTISING

  • Bima Business School, Menerima Mahasiswa Baru

  • UD. Atjeh Livestock Farm | Peternakan Kambing Perah

  • Wirda Cake, Cake Decorating & Edible Image Shop

  • Cappucino Cincau | New Experience New Taste

  • Bambi Bag’s Collection

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • Dandim 0107 Aceh Selatan: Yang penting unjuk rasa tertib
    • Ada isu demo, Polisi dan TNI pengamanan di KIP Aceh Selatan
    • PA Aceh Selatan Tolak Teken Berita Acara Pleno Pemenang Pilkada
    • Demokrat Aceh: Hasil Pleno, Pasangan SAKA Menang di Aceh Selatan
    • KIP Aceh Selatan Digugat, MK Gelar Sidang

    The Headline

    • aceh

      Sibi Mela, festival seru dan pernikahan gadis Pushtun

      Musim dingin dan musim semi membuat orang-orang berdatangan ke Sibi yang lebih hangat. Karena ramai, digelarlah pasar musiman yang lama kelamaan menjadi festival.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com