BANDA ACEH - Lima mahasiswa Unsyiah yang juga mengaku sebagai perwakilan dari badan eksekutif mahasiswa di empat fakultas di Unsyiah, Jumat, 11 Mei 2012 melakukan audiensi dengan pihak rektorat Unsyiah guna menuntut perubahan statuta Unsyiah.
Ke lima mahasiswa tersebut adalah Indra Yadi Putra (Fakultas Ekonomi), Maulana (Fakultas Hukum), Remol (Fisip), Zulfa (Fakultas Teknik), dan Azlan (Fakultas Teknik).
Mereka diterima oleh Pembantu Rektor III Unsyiah, Rusli Yusuf, di Ruang Kemahasiswaan Rektorat Unsyiah.
Indra Yadi, kepada Atjeh Post menyatakan, dalam audiensi itu, mereka meminta dipertemukan dengan rektor dan anggota senat Unsyiah untuk menyampaikan tuntutan mereka secara langsung.
Menyikapi permintaan mahasiswa, kata Indra, Rusli Yusuf berjanji akan mengagendakan pertemuan antara mahasiswa tersebut dengan Penjabat Rektor Unsyiah, Samsul Rizal.
"Penjabat Rektor Unsyiah Samsul Rizal dalam waktu dekat ini akan pergi ke Jakarta guna mengurus persiapan penyelenggaraan SMPTN. Setelah selesai, maka pihak rektorat akan mengundang perwakilan mahasisawa untuk bernegosiasi terkait tuntutan dari mahaiswa" kata Indra menjelaskan hasil pertemuan tadi.
Sementara itu, poin-poin tuntutan ke lima mahasiswa itu antara lain reformasi statuta Unsyiah, reformasi struktur rektorat, transparasi anggaran, termasuk upaya pelaporan harta kekayaan rektor baru, serta pengungkapan kasus-kasus indikasi korupsi di Unsyiah. []
