PAKAR ketenagakerjaan dari Universitas Indonesia Prof. Isbandi Rukminto Adi mengatakan pemerintah hanya memiliki kewajiban memperkuat promosi mengenai risiko HIV/AIDS kepada pekerja migran untuk mencegah penularan penyakit mematikan itu di kalangan tenaga kerja Indonesia.
“Perlindungan terhadap risiko penularan HIV/AIDS menjadi tanggung jawab masing-masing individu pekerja saat di Indonesia maupun saat bekerja di negara lain,” kata guru besar FISIP UI Prof. Isbandi Rukminto Adi saat dihubungi di Jakarta, Jumat.
Isbandi mengatakan, pencegahan infeksi HIV/AIDS tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah. Negara, menurut dia, juga terdiri atas masyarakat dan warga negara.
Karena itu, pemerintah hanya berkewajiban menyediakan fasilitas dan menyosialisasikan, tetapi tanggung jawab pencegahan infeksi HIV/AIDS tetap ada pada individu masing-masing.
“Pemerintah sudah berusaha menyediakan fasilitas. Yang harus dilakukan saat ini adalah promosi yang bagus terhadap layanan kesehatan yang disediakan pemerintah,” katanya. [sehatnews.com]
sehatnews.com
Promo Spesial 2013
Wirda Cake, Cake Decorating & Edible Image Shop
TB MARA
Radio Binkara | Just Enjoy Your Music
Jilbab Cantik Murah | Busana Muslim
Panorama Ville, hunian nyaman untuk keluarga
Jambo Geumuloh, Makan Sambil Mancing Ikan
Yanti Gallery, Diskon Hingga 10-20%
Bima Business School, Menerima Mahasiswa Baru
Promosi Di Koran Sekolah
Informasi pemasangan iklan :
Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983