Tampaknya Musik anak muda di Aceh sekarang ini semakin bervariasi saja. Itu terlihat dari jumlah group band yang berkompetisi yang semakin banyak, termasuk aliran Musik yang beragam, mulai dari rock, pop, jazz blues, hingga fusi musik modern dan etnik.
Salah satu group band anak muda asal Aceh Horny Fever yang sarat prestasi, ditempuh melalui kompetisi di tingkat lokal dan nasional. Prestasi Horny Fever itu antara lain telah menjuarai Speedy Track Regional Sumatera 2010, Juara III Speedy Track Nasional 2010, Juara I Festival Musik Kampus Live on Stage 2011, Juara I Festival Law Greatest 2011, dan Finalis Hard Rock Rising 2012 (nasional).
Hebatnya, saat menjadi finalis Speedy Track Nasional tahun 2010, Horny Fever mendapatkan kesempatan masuk dapur rekaman dan termuat dalam album kompilasi finalis. “Dan rekamannya pun dilakukan di studio Republik Cinta milik Ahmad Dhani,” kata vocalis Horny Fever Fitrah.
Personil Horny Fever yang terdiri Romel (drum), Fitrah (vocal), Ipol (guitar), Rafi (guitar), dan Randy (bass), sejak berdiri tahun 2008 itu, personilnya terus berganti-ganti , seperti gitaris Ipol yang digantikan Furqan.
Kehadiran Horny Fever rupanya punya misi khusus. Mereka ingin menghindari dunia hura-hura anak muda . “Kami memilih berkarya daripada banyak nongkrong,” lanjut Fitrah.
Personil Horny Fever umumnya digawangi oleh mahasiswa Universitas Syiah Kuala. Seperti Rafi yang kuliah di Fakultas Kedokteran, Romel di Fakultas Hukum, Randy di Fakultas Pertanian dan Furqan di Fakultas Ekonomi. Hanya Fitrah yang kuliah di Politeknik Aceh.
Saat ditanya soal kendala dalam perkembangan musik Aceh, mereka akui Pemerintah Daerah masih kurang memberi ruang bagi anak muda untuk berekspresi, padahal musik adalah salah satu kegiatan yang sangat positif untuk penyaluran energi anak muda yang besar, sehingga tidak terbuang ke kegiatan-kegiatan yang tidak baik.
“Pemda harus mempermudah izin pertunjukan yang selama ini sangat susah, dan Pemda harus menyediakan tempat yang memadai untuk pertunjukan dengan skala menengah dan besar. Itu salah satu dukungan pemda yang hebat,” ujar Rafi mewakili teman-temannya.
Namun Randy, pembetot Bass menilai, pemerintah kurang terlibat dalam pengembangan pendidikan musik modern di semua sekolah-sekolah. Harusnya di sekolah ada prasarana ektra-kurikuler berupa perangkat band dan studio musiknya. “Namun disadari memang, ada kendala dengan skil memainkan instrumen bagi guru-guru kesenian, tapi saya yakin musisi-musisi senior di Banda Aceh siap membantu,” pinta Randy.
Dan, yang ingin berkenalan lebih jauh dengan kelompok band ini, telah disiapkan juga beberapa akun sosial twitter resmi mereka @HornyFever, atau fanpage facebook.com/HornyFever dan reverbnation.com/hornyfever untuk mendengarkan karya-karya mereka.
BIOGRAFI PERSONIL:
• Nama: Fitra Akbar Putra (Qibo)
Posisi: Vokalis
Tanggal Lahir: 11 April 1991
Hobby: Membaca, musik, olahraga.
• Nama: Teuku Rommel Fahreza (Rommel)
Posisi: Dramer
Tanggal Lahir: 1 Maret 1989
Hobby: Musik, membaca, makan bakso.
• Nama: Randy Andika (Bogel)
Posisi: Basis
Tanggal Lahir: 25 April 1990
Hobby: Nonton, musik, membaca
• Nama: Rafi Rafsanjani (Apeng)
Posisi: Gitaris
Tanggal Lahir: 2 November 1989
Hobby: Membaca, mengaji, musik, nongkrong.
• Nama: Teuku Furqansyah (T)
Posisi: Gitar
Tanggal Lahir: 30 Mei 1992
Hobby: Futsal, musik, sepak bola, membaca.
[] T. Mahfud (Pemusik)
