JAKARTA - Bakrie Delano Africa Ltd, perusahaan patungan antara Grup Bakrie dan Grup Delano, membenamkan investasi senilai US$500 juta dalam beberapa bulan ke depan di Nigeria. Perusahaan yang berbasis di Nigeria ini menyiapkan total dana hingga US$1 miliar dalam 5 tahun ke depan.
CEO Bakrie Delano Africa Ltd Ladi Delano mengatakan, perseroan mengincar tiga sektor untuk investasi yakni minyak dan gas, karet dan CPO serta pertambangan. Dia mengatakan kepemilikan saham perseroan dibagi rata masing-masing 50% dipegang Grup Bakrie dan Grup Delano.
“Dalam waktu dekat akan ada investasi US$500 juta, ini merupakan percepatan karena yang kami siapkan adalah US$1 miliar untuk 5 tahun ke depan,” katanya. Menurutnya, Nigeria merupakan pintu masuk bagi Bakrie Delano di kawasan Afrika sehingga bisa masuk ke negara lainnya di Benua Hitam itu. “Kami memilih Grup Bakrie untuk bekerja sama karena kompetensi perseroan,” ujarnya.
Sebelumnya Grup Bakrie melalui PT Bumi Resources Minerals Tbk juga telah menyatakan ekspansi ke Republik Islam Mauritania. Perseroan di bawah bendera PT Bumi Resources Tbk itu mendapat izin eksploitasi bijih besi pada lahan seluas 990 km2 di Tamagot, Mauritania. Bumi Resources Minerals mendirikan anak usaha Tamagot Bumi SA untuk memperlancar bisnis di negara itu.
Sebelum memulai produksi bijih besi secara komersial, sebanyak 10% dari saham Tamagot Bumi wajib dialihkan ke Pemerintah Mauritania, sesuai ketentuan perundangan yang berlaku di negara itu.
Adapun Pemerintah Mauritania memiliki hak menambah kepemilikannya sebesar 10% sehingga porsi kepemilikan negara itu di dalam Tamagot Bumi berpotensi mencapai 20%. (yus) | sumber: bisnis
