BANDA ACEH – Direktur Nasional Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Abetnego Tarigan, mendesak pemerintah mengungkap kasus Rawa Tripa secepatnya, minimal akhir tahun ini. Hal itu dikatakan oleh Abetnego ketika ditemui di Banda Aceh, Jumat 1 Juni 2012.
Abetnego menyatakan, jika tak selesai akhir tahun ini maka tahun depan akan susah untuk diungkap lagi, karena 2013 adalah tahunnya politik. Menurut dia, sudah menjadi kebiasaan di Indonesia, setahun sebelum pelaksanaan pemilu elit pemerintah disibukkan dengan kerja-kerja politik.
“2013 itu pasti tahunnya kerja politik, transaksi politik akan banyak terjadi, untuk menyambut tahun pemilihan pada 2014,” katanya.
Abetnego juga menjelaskan bahwa yang paling utama untuk diselesaikan adalah pengungkapan pada tahapan prosedur dan kerusakan lingkungan dari Rawa Tripa.
“Tidak jarang perusakan-perusakan lingkungan hidup oleh perusahaan dimulai dari pelanggaran prosedur yang dilakukan oleh perusahaan dan pemerintah,” ujar Abetnego.
Melihat apa yang telah dilakukan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kepolisian, Abetnego menyatakan telah menunjukkan ke arah pengungkapan yang serius.
“Tapi sejauh mana keseriusannya, kita akan terus kawal, semua harus mengawalnya. Dan Walhi berkomitmen untuk mengawal proses ini,” ujar Abetnego. []
