Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

14 Juni Seabad Lalu, Pembantaian Sadis di Kuto Reh, Gayo

Di bawah pimpinan Van Daalen, telah terjadi pembantaian di Kuto Reh, Gayo. Sebanyak 2922 orang dibunuh secara keji, terdiri atas 1773 laki-laki dan 1149 perempuan. Hanya satu orang anak-anak yang selamat.


    • HAMDAN BUDIMAN
    • Kamis, 14 Juni 2012 08:01:00 WIB
ranesi

Hari ini, 14 Juni 2012, bilangan seratarus dua belas tahun lalu pada tanggal dan bulan yang di 1904. Saat itu, terjadi pembersihan pejuang Kerajaan Aceh Darussalam oleh Belanda dengan cara membunuh siapa saja saja yang ditemui.

Di bawah pimpinan Van Daalen, telah terjadi pembantaian di Kuto Reh, Gayo. Sebanyak 2922 orang dibunuh secara keji, terdiri atas 1773 laki-laki dan 1149 perempuan. Hanya satu orang anak-anak yang selamat.

Tragedi Kuta Reh merupakan sesuatu yang keji dan sadis dalam penjajahan Belanda terhadap Aceh dari sekian kekejian yang dilakukan oleh tentara kaphe itu. Dokumentasi dengan baik dalam wujud foto yang dipublikasikan pada 1905 oleh Zent Graaff, wartawan Belanda, masih tersimpan sebagai bukti sampai kini.

Sent Graaf adalah menulis buku berjudul “Aceh”. Zent Graaff juga yang memaparkan kepada dunia tentang gagah perkasanya para pahlawan Aceh. Kini, wartawan Belanda itu telah memaparkan fakta tersebut. Aceh mesti mengenangnya, walau sudah satu abad lebih dua belas tahun.

"Mereka yang menutup mata terhadap masa lalu, akan buta untuk masa kini," kata Presiden Federasi Jerman, Richard Von Weizsacker, saat berkunjung ke kamp Auschwith. Auschwith merupakan tempat pembantaian sekitar 1,3 juta orang oleh NAZI.

Agaknya, apa yang disampaikan oleh penyair Taufiq Ismail ada benarnya. “Di negeri ini telah terjadi kekejaman tidak masuk akal, dalam sandiwara politik yang luar biasa keji.” Aceh adalah tragedi kekejaman Belanda. Namun, Aceh adalah kebangkitan masa depan.[]


  • Lagi mencari kamar sewa? Ada nih di Jambo Tape

  • Informasi Pemesanan Toyota Banda Aceh

  • RUmah Menawan di DEPOK

  • Mobil Dijual | PT. Armada Banda Jaya

  • Software Spektakuler

  • Promo Spesial 2013

  • ALAM ADVERTISING

  • Baru! Cuci karpet bebas bakteri di Ezywash Laundry

  • BBC Sport Shop

  • Promo Spesial 2013

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • Pembantaian di Norwegia diangkat jadi drama musikal
    • Menengok pembantaian mengerikan Muslim Ajerbaizan di tahun 90-an
    • Israel, Penjahat Kemanusiaan Kebal Kutukan
    • Human Right: Pembantaian Muammar Khadafi Dilakukan Oposisi
    • Selintas Kisah Muslim Rohingya Lari dari Pembantaian
    • Gallery

    • Pementasan Didong Gayo di Taman Putroe Phang

    • Pameran Batik Kerawang Gayo

    • Demo mahasiswa berakhir ricuh

    The Headline

    • aceh

      Ini nama-nama penumpang pesawat angkutan militer AS

      Informasi yang diterima dari pihak Angkasa Pura Bandara SIM, Dadang Hermawan, pesawat berasal dari Maldives menuju Singapura.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com