MEULABOH - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Forum Kita atau Forka menggelar aksi ke Komite Independen Pemilihan (KIP) Aceh Barat dan Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) , Kamis 28 Juni 2012.
Mereka menuntut KIP dan Panwas bersikap netral dan tidak memihak dalam pilkada putaran kedua yang akan berlangsung 2 Juli 2012 mendatang. Mahasiswa juga mendesak lambaga tersebut memberi tindakan tegas bagi pihak-pihak yang melangar proses pilkada.
Koordinator aksi, Ediman Saputra mengatakan, aksi yang dilakukan terebut merupakan aksi awal. Jika kedua lembaga tersebut tidak bisa menjaga netralitas atau tidak menjalankan tugas sesuai dengan aspirasi dan tuntutan mereka, maka mahasiswa akan menurunkan jumlah massa yang lebih besar.
Ediman menambahkan, meskipun Forka belum menemukan adanya pelangaran yang dilakukan oleh kandidat yang ikut dalam putaran ke dua, namun mereka akan terus memantau prosesnya hingga pengumutan suara dan perhitungan suara nantinya.
Mahasiswa, kata Edi, akan menurunkan sejumlah tim pemantau dalam proses pungut-hitung suara nantinya, sehingga dapat dilihat ada atau tidaknya kecurangan dalam proses tersebut.
Edi mengatakan, dalam proses pemantauan nantinya akan ada 20 ormas yang bergabung dengan Forka, diantaranya IPELMAS, GAMNA, AMPER,IPMKW, seluruh BEM dari berbagai universitas atau sekolah tinggi yang Ada di Aceh Barat, serta beberapa ormas lainnya. []
