BANDA ACEH – Ketua Komisi F Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh, Yunus Ilyasmengatakan, kegiatan donor darah massal harus jadi gerakan sosial di masyarakat. “Ini sangat penting, karena ketersediaan darah di Indonesia, khususnya di Aceh masih sangat kurang,” kata Yunus, usai kegiatan donor darah yang digagas Blood For Life Foundation dan PMI, di depan gedung DPR Aceh, Rabu 11 Juli 2012.
Menurut Yunus, tanggungjawab pengadaan darah dinilai bukan cuma tugas PMI. “Pola pikir seperti ini harus segera diubah sehingga stok darah untuk Aceh terpenuhi,” kata Yunus Ilyas.
Katanya, minimnya kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah, perlu respon bersama dari para pihak. Keadaan ini perlu segera diatasi dengan memperbanyak sosialisasi. Masyarakat saat ini dinilai masih enggan melakukan donor darah karena takut akan sakit.
“Padahal, dengan donor darah justru lebih sehat. Darah dalam tubuh akan diganti dengan yang baru. Kita sangat mendukung kegiatan hari ini,” katanya.
Seperti yang diketahui, Provinsi Aceh mengalami kekurangan dua ribu kantong tiap bulan. Kebutuhan ini akan semakin bertambah menjelang bulan suci Ramadhan 1433 H ini.
“Saat ini kebutuhan darah di Aceh memasuki tahapan serius. Dimana, stok yang ada dengan kebutuhan, sangat tidak berimbang. Kegiatan yang kita lakukan hari ini, bertujuan untuk menggerak kesadaran masyarakat untuk donor darah,” ucap Michaelo, S Stp, Ketua Umum Blood For Life Foundation. []
