Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

Indonesia Kecewa Hasil Pertemuan ASEAN

Pemerintah Indonesia mengungkapkan kekecewaannya terhadap pertemuan menteri luar negeri ASEAN yang gagal menghasilkan pernyataan bersama. Hal itu diutarakan langsung oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono


    • BBC
    • Senin, 16 Juli 2012 23:02:00 WIB
beritadaerah.com

JAKARTA-Pemerintah Indonesia mengungkapkan kekecewaannya terhadap pertemuan menteri luar negeri ASEAN yang gagal menghasilkan pernyataan bersama. Hal itu diutarakan langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pernyataan khususnya di hadapan sejumlah wartawan, di Jakarta, Senin 15 Juli 2012.

Menurut SBY, kegagagalan mengeluarkan pernyataan bersama dalam pertemuan tingkat menteri ASEAN pertama terjadi dalam sejarah berdirinya ASEAN. "Terus terang, sebagai salah satu pemimpin negara ASEAN, saya kecewa dan prihatin," ujarnya.

Kata SBY, apa yang baru saja terjadi dalam pertemuan itu bisa menimbulkan gambaran yang keliru tentang ASEAN. Mestinya, tambah SBY, serumit apa pun masalah selalu ada titik temu dan selalu ada konsensus.

"Serumit apa pun mestinya bisa dibangun satu konsensus yang akhirnya diwujudkan dalam joint komunike, deklarasi, bahkan banyak yang jadi agreement," kata SBY lagi.

Sebelumnya, para menteri ASEAN dalam pertemuan yang berakhir pada akhir pekan lalu di Phnom Penh Kamboja gagal mencapai kesepakatan yang mencakup acuan sengketa sejumlah anggota dengan Cina dalam soal sengketa wilayah Laut Cina Selatan

Saat ini Filipina Selatan, Malaysia, dan Brunei, terlibat konflik dalam klaim teritorial kawasan yang kaya minyak di Laut Cina Selatan. Para pejabat ASEAN dalam pertemuan itu mengatakan anggota menginginkan pernyataan bersama di akhir pertemuan yang mencakup acuan sengketa sejumlah anggota dengan Cina itu. Namun, kesepakatan itu gagal mereka wujudkan.

Filipina menuduh Kamboja-sekutu dekat Cina-mencegah agar sengketa itu disinggung. Namun, Menteri Luar Negeri Kamboja, Hor Namhong, mengatakan semua anggota ASEAN bertanggung jawab atas kegagalan mengeluarkan pernyataan akhir itu.

"Saya telah meminta agar isu komunike bersama dikeluarkan tanpa menyinggung sengketa Laut Cina Selatan... Namun, sejumlah anggota beberapa kali menekankan agar isu Scarborough Shoal (kawasan di Laut Cina Selatan) dicantumkan," kata Hor Namhong.

Presiden Yudhoyono mengaku telah mengatakan kepada para delegasi bahwa pertemuan menteri luar negeri ASEAN bukan pengadilan dan bukan tempat untuk menjatuhkan keputusan terkait sengketa.

Presiden Indonesia, meminta Kamboja mampu memainkan perannya untuk bisa mendorong munculnya sikap ASEAN terkait soal Laut Cina Selatan yang akan dibawa dalam dalam pertemuan pemimpin ASEAN bersama negara mitra mereka.

"ASEAN harus punya posisi yang kokoh, kuat, dan jernih, dengan semangat kebersamaan, saya yakin masih ada jalan untuk betul-betul mengelola persoalan Laut Cina Selatan dengan sebaik-baiknya," kata SBY.

Pemerhati masalah luar negeri dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, LIPI, Adriane Elizabeth, menyebutkan tidak adanya kesepakatan dimunculkan dalam pertemuan tingkat menteri akhir merupakan sesuatu yang biasa dan realistis. "Sebuah pertemuan, jika tidak mencapai kesepakatan itu memang realistis bahwa ada masalah dalam tubuh ASEAN yang tidak bisa selalu ditutupi dengan kesepakatan bersama," ucapnya.

Sebelumnya, forum para menteri ASEAN menyepakati peraturan maritim dan mengajukan usulan itu agar disepakati Cina. Kementerian Luar Negeri Cina mengatakan Beijing akan mempertimbangkan bila usulan itu dianggap layak. Indonesia bersama Malaysia, Thailand, Filipina, dan Singapura merupakan negara yang mempelopori terbentuknya ASEAN pada tahun 1967. | sumber:bbc


  • Sayed Cell, Menjual Aneka HP

  • Promo Spesial 2013

  • TB MARA

  • PT Ashkabila Tour & Travel

  • Mobil Dijual | Dealer Resmi Daihatsu Aceh

  • Rita Suezno, Fashion Designer & Boutique

  • PT. ANANDA TRAVEL, Solusi Cepat Untuk Penerbangan Anda

  • Mobil Dijual | Dealer Hino Banda Aceh

  • Aceh Estate, agen jual beli properti terpercaya

  • Radio Binkara | Just Enjoy Your Music

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • Selesaikan konflik, JK sarankan negara di ASEAN contoh Aceh
    • Konflik di Sabah, Malaysia tak ingin libatkan ASEAN
    • 3 Film Indonesia Diputar di AIFFA 2013 Malam Ini
    • 12 Negara Ikuti ASEAN-India Car Rally 2012
    • Deklarasi HAM ASEAN Diteken
    • Gallery

    • Wagub Mualem di launching Merajut Indonesia

    • Komunitas United Indonesia Banda Aceh kunjungi redaksi ATJEHPOSTcom

    • Raul Carlos berikan kemenangan PSLS atas PSM Makasar

    • Video

    • Fatin Shidqia Lubis semakin centil di X Factor Indonesia

    The Headline

    • aceh

      Ajaib! ada hutan di bawah Danau Kazakhstan

      Kalau biasanya hutan dengan pepohonan hijau yang tumbuh lebat banyak Anda lihat di daratan, tidak dengan yang ada di Kazakhstan. Negara ini memiliki hutan di bawah danau.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com