KEPALA ikan merupakan satu dari sekian gulai khas Aceh. Kepala ikan seakan menjadi makanan kegemaran sejumlah orang di Bumi Serambi Mekkah. Terserah, mau masak asam pedan (asam keu-eueng) atau kuah santan. Intinya, kepala ikan menjadi sajian yang juga dinantikan.
Soal jumah kepala ikan yang hendak dimasak, terserah keinginan atau kebutuhan. Yang jelas, kepala ikan di sini adalah kepala ikan dengan ukuran besar sehingga mudah dibelah. Berikut cara membuat gulai kepala ikan khas Aceh yang dikutip dari beberapa blog. Dimisalkan jumlah kepala ikan yang hendak dimasak ada tiga.
Bahan
- 3 buah kepala ikan yang sudah dibelah dua
- 1 jeruk nipis yang diperas
- 5 sendok makan minyak goreng
- 1 lembar daun kunyit
- 2 batang serai yang dimemarkan
- 2 lembar daun jeruk
- 600 mili santan dari satu butir kelapa (jika masak kuah santan)
- beberapa cabe merah yang belah dua
- beberapa cabe hijau dibelah dua
- 3 buah asam kandis
Bumbu yang dihaluskan
- 10 butir bawang merah
- 4 siung bawang putih
- 1 sendok teh lada
- 5 butir kemiri sangrai
- 1 ruas laos
- 1 ruas kunyit
- 1 ruas jahe
- garam secukupnya.
Cara
Lumuri ikan dengan air jeruk, lalu sisihkan. Tumis bumbu halus.
Masukan daun kunyit, sereh, dan daun jeruk. Tuangkan santan dan didihkan sambil diaduk. Setelah itu, masukan ikan, cabe, asam kandis. Aduk secara merata. Masak dengan api kecil hingga matang dan
kuah mengental.
Gulai kepala ikan pun siap disantap. Selamat berbuka puasa...
