Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

Dahsyat! Mahasiswa Semarang "Sulap" Lumpur Lapindo Jadi Bahan Baterai

Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengembangkan pembuatan baterai sel kering (dry cell battery) berbahan material lumpur panas Sidoarjo atau lumpur Lapindo.


    • ANTARA
    • Sabtu, 04 Agustus 2012 00:25:00 WIB
antaranews.com

SEMARANG-Sekelompok mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) mengembangkan pembuatan baterai sel kering (dry cell battery) berbahan material lumpur panas Sidoarjo atau lumpur Lapindo.

"Selama ini, lumpur Sidoarjo hanya dimanfaatkan masyarakat sekitar untuk membuat genting, batu bata, dan lukisan," kata mahasiswa Fakultas Matematika dan IPA (MIPA) Unnes, Aji Christian Bani Adam, di Semarang, Jumat, 3 Agustus 2012.

Ia mengakui bahwa meluapnya lumpur panas di Porong, Sidoarjo, Jawa Timur pada 2006 memang menjadi tragedi memilukan, sebab banyak masyarakat kehilangan rumah dan harta benda karena tertimbun lumpur.

"Kami berpikir material lumpur sebanyak itu sia-sia kalau tidak dimanfaatkan. Setelah kami teliti, ternyata lumpur Sidoarjo memiliki kadar garam tinggi mencapai 40 persen dan kandungan berbagai logam," katanya.

Aji bersama ketiga kawannya, Umarudin (FMIPA), Oki Prisnawan (Fakultas Ekonomi), dan Yoga Pratama (Fakultas Ilmu Keolahragaan) kemudian serius meneliti dan mengembangkannya untuk membuat baterai kering.

Proses pembuatan baterai kering yang dinamainya Lusi Cell, singkatan dari Lumpur Lapindo, itu masih dilakukan secara manual dengan memanfaatkan selongsong baterai bekas yang isinya diganti material lumpur Lapindo.

"Sebelumnya, kami lakukan ekstraksi logam yang terkandung dalam lumpur, seperti mangaan, merkuri, dan sebagainya. Kemudian, dikomposisi dengan bahan-bahan kimia menjadi sel kering," kata mahasiswa asal Banyumas itu.

Sel-sel kering itu kemudian dimasukkan dalam selongsong baterai bekas berbagai merek yang selama ini menjadi limbah, kata dia, sehingga penemuan itu sekaligus mendaur ulang baterai-baterai yang sudah habis terpakai.

Mereka hanya membutuhkan waktu sekitar 10-15 menit untuk membuat satu buah baterai berkapasitas 1,5 volt dari lumpur Lapindo. Saat ini mereka sudah memproduksi sebanyak 20 baterai. "Kami jual baterai itu dengan harga Rp3.000 per buah, sementara kalau membeli satu paket berisi empat baterai cukup Rp10 ribu. Setiap pembelian paket ini kami donasikan satu kilogram beras bagi korban lumpur," kata Aji.

Penemuan baterai karya mahasiswa Unnes ini menyabet juara kedua ajang "Technopreneurship 2012", setelah Universitas Indonesia sebagai juara pertama. Sementara, juara ketiga Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. | sumber:antara


  • Paper Mellon, Interior Design & Wallpaper Support

  • Woodland Park Residence

  • Monster Pet Store

  • Mobil Dijual, Cash & Credit

  • Promo Spesial 2013

  • Dicari Agen & Dealer Seluruh Aceh

  • NUANSA ISTANA, Batu Alam

  • BBC Sport Shop

  • Perumahan Zean Residence Banda Aceh

  • Mobil Dijual | Dealer Toyota Aceh

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • 72 Mahasiswa ASM Aceh Timur diwisuda
    • Banda Aceh terpilih sebagai lokasi seleksi ke Al Azhar Mesir
    • Menteri Azwar Abubakar bertemu mahasiswa Aceh di Turki
    • Muhammad Hasan terpilih sebagai Ketua Hibeuna Unsyiah
    • Mau ikut Ranking 1, yuk daftar di FKIP Unsyiah

    The Headline

    • aceh

      Fatin disambut seprei dan AC baru

      Keluarga sangat senang menanti Fatin kembali berkumpul dalam suka cita kemenangan di rumahnya.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com