SABANG - Setelah sepekan minggu menggalang dana untuk pengungsi Rohingya, relawan dari Pengurus Besar Pengurus Besar Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Sabang (PB IPPEMAS) bertolak ke Belawan, Medan, guna menyalurkan segala jenis bantuan langsung ke tempat penampungan etnis Rohingya.
Bantuan diserahkan Koordinator Aksi Kemanusiaan Save Rohingya Putra Rizki Pratama didampingi seluruh relawan. Kepada The Atjeh Post, Putra Rizki menyebutkan, selama pengadaan posko Save Rohingya, mereka telah mengumpulkan pakaian 300 kilogram dan uang Rp12,7 juta.
"Bantuan ini bersumber dari masyarakat Sabang baik dari elemen tokoh masyarakat, pedagang, pemuda, dan pelajar," ujar Rizki dalam pers rilis, Selasa 4 September 2012.
Untuk bantuan pakaian, kata dia, diserahkan seluruhnya kepada pengungsi. "Sedangkan untuk uang tunai kita bekerja sama dengan lembaga lain selaku pihak ketiga yang mampu menyalurkan bantuan secara langsung kepada etnis Rohingya yang berada di Myanmar," ujar Rizki.
Para pengungsi Rohingya, kata Rizki, berharap agar tragedi kemanusiaan yang terjadi di Myanmar dapat berakhir dengan segera.
"Mereka harus lari dari negara sendiri karena di sana tak mampu hidup layaknya manusia normal. Mereka berharap agar tak dikembalikan ke negara mereka semula," ujarnya.
Rizki mengucapkan terima kasih atas dukungan dan partisipasi dari masyarakat Sabang selama pengadaan Posko Save Rohingya hingga penyaluran bantuan dilaksanakan.
Selama berada di Belawan dalam rangka penyaluran bantuan, relawan PB IPEMAS difasilitasi rekan-rekan mereka dari Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kota Medan.[]
