Edition: atjehpost

  • Atjehpost.com
  • Pemerintah ACEH
  • DPR ACEH
  • BANDA ACEH
  • Foto Atjehpost
  • Video Atjehpost
  • RSS
Mobile

Tentang Kami

  • Tentang Kami

Hubungi Kami

  • Iklan
  • Redaksi
  • Umum
  • Karir
atjehpost.com
  • News
  • Sport
  • Kultur
  • Meukat
  • Gaminong
  • Kesehatan
  • Diwana
  • Tekno
  • Multimedia
  • Oto
  • Saleum
  • Sosok
  • Koreksi
  • Surat
  • News
  • Nanggroe
  • Gampong
  • indonesia
  • global
  • media
  • pendidikan
  • sikula
  • kampus
  • sejarah
  • film
  • musik
  • bola

RRI Meulaboh Gelar Pentas Seni Budaya Aceh

Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun dan ini sudah yang kedua kalinya. Ahmad menilai, beberapa tahun terakhir, seni budaya Aceh khususnya di Aceh Barat tak lagi menggema. Pertunjukan pentas kebudayaan terutama tari- tarian Aceh sepertinya semakin ti


    • DARMANSYAH
    • Minggu, 25 November 2012 12:40:00 WIB
DARMANSYAH | ATJEHPOSTcom

MEULABOH - Dalam Rangka melestarikan budaya Aceh, terutama budaya yang berasal dari pantai Barat Aceh, Radio Republik Indonesia ( RRI ) Meulaboh, gelar kegiatan seni dan budaya Aceh, Sabtu malam 24 November 2012.  Kegiatan berlangsung di halaman stasiun RRI Meulaboh.

Beragam seni ditampilkan, seperti tari rapa’i saman, rapa’i geleng, ratep meusekat, rapa’i debus, seudati, dan tari kreasi Aceh bertema “mumang” dan “Hom”, tari pho, pementasan komedi Aceh dan hikayat Aceh.

Kepala RRI LPP Meulaboh, Ahmad Bahari, kepada wartawan mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu program RRI, sesuai dengan Visi dan Misi RRI, dimana salah satu tugas dari RRI merupakan mengembangkan dan menjadikan seni dan budaya bangsa sebagai perekat kehidupan berbangsa.

“Kalau kita di Aceh adalah tari- tari serta kebudayaan lain yang  khas Aceh,” kata dia.

Kegiatan ini rutin diadakan setiap tahun dan ini sudah yang kedua kalinya.  Ahmad menilai, beberapa tahun terakhir, seni budaya Aceh khususnya di Aceh Barat  tak lagi menggema. Pertunjukan pentas kebudayaan terutama tari- tarian Aceh sepertinya semakin tidak diminati.

Ahmad menambahkan jika ini dibiarkan maka dikhawatirkan ke depan  warisan nenek monyang masyarakat Aceh bisa punah. Apalagi tingkat pergeseran budaya di Aceh sangat tinggi.

Beranjak dari kondisi itulah, RRI berinisiatif untuk terus mengembangkannya budaya Aceh.  Namun tanpa dukungan dari semuah pihak terutama pihak- pihak terkait yang ada, seperti Lembaga Adat, Pemerintahan dan Dewan Kesenian Aceh Barat, maka tidak akan berhasil.

“ RRI juga akan terus melakukan pendekatan dengan pihak- pihak terkait untuk melestarikan kebudayaan tersebut” kata dia.[]


  • Monster Pet Store

  • Promo Spesial 2013

  • Yuyun Bordir, Produksi Rumahan Siap Order

  • Trend Dunia Berbisnis Dari Rumah

  • Software Spektakuler

  • Toko Aceh Mekar Florist, Papan Bunga

  • PT Ashkabila Tour & Travel

  • Daun Daun Resto, Spesialis Ayam dan Bebek

  • ERA Production, event organizer & advertising

  • MANDIRI JOK | Terima Kursus Jok Mobil, Kursi Tamu

  • Informasi pemasangan iklan : Hubungi Rinza / Nova di : 0651 805 4119 / 0811 680 1983








    • Baca Juga :

    • Besok ada diskusi Mengembalikan Penyair Istana di Sultan Selim
    • Yuk ikut sepeda santai di Aceh Barat Daya
    • Napak tilas ke Teluk Surien di Aceh Barat Daya
    • Tinggi gelombang di Aceh Barat capai 3 hingga 5 meter
    • Hujan disertai angin kencang landa Aceh Barat

    The Headline

    • aceh

      Dedi Besi, penggesek biola di jalanan Peunayong

      Jalanan kini mencari ruang baru bagi Dedi untuk berekspresi. Sejak dua tahun lalu, ia terlibat dalam komunitas CUEK.
    • AP Media | Jalan Jendral Sudirman VIII No. 2, Geuceu Iniem, Banda Raya, Banda Aceh, Telp: 0651 805 4119, Fax: 0651 805 1222. Jakarta: Jalan RP Suroso No. 14, Cikini, Jakarta Pusat, Telp: 021 319 24716, email: theatjehpost[at]gmail.com