BIREUEN – Kantor sekretariat DPRK Bireuen yang kini dipakai sebagai tempat aktivitas rapat dan kegiatan anggota dewan dalam melaksanakan tugasnya dinilai sudah tidak layak lagi. Tidak selaras dengan beban kerja yang ada di pundak legislatif Bireuen.
“Makanya ke depan perlu dilakukan perencanaan untuk membangun gedung dewan yang representatif di lokasi yang lebih luas,” cetus Bupati Bireuen Ruslan M Daud dalam rapat paripurna di DPRK Bireuen, Kamis, 29 November 2012 petang.
Rencana pembangunan gedung DPRK Bireuen yang baru itu disampaikan dalam pidato pengantar pimpinan daerah setempat dalam agenda acara penyerahan RAPBK 2013.
Sejumlah pejabat Pemkab Bireuen yang ditanyai ATJEHPOSTcom senada menyatakan sudah saatnya sekretariat DPRK Bireuen memiliki gedung baru. Sebab setiap digelar rapat setingkat paripurna, para pejabat kepala dinas, badan dan kantor serta undangan lainnya kadangkala harus duduk berdesakan.
“Selain ruang rapat yang tergolong sempit, kami juga kesulitan mencari parkiran di sekitar kantor sekretariat dewan setiap rapat paripurna, sehingga terpaksa parkir di lintasan jalan dan mengganggu lalu lintas,” ujar kalangan pejabat Bireuen.[](ihn)
